Wabup Bengkalis Letakkan Batu Pertama

Pembangunan Asrama Putri Daarul Quran Duri Dimulai

Wakil Bupati H, Suayatno melakukan peletakan batu pertama pembangunan Asrama Putri Pesantren Daarul Quran Ibadurrahman, Belading, Kecamatan Mandau, Kamis (19/2). (HALUAN RIAU/susi yanti)

DURI (HR)-Wakil Bupati Bengkalis H, Suayatno menghadiri peletakan batu pertama pembangunan Asrama Putri Pesantren Daarul Quran Ibadurrahman, Belading, Kecamatan Mandau, Kamis (19/2).

Pihaknya berharap kehadiran pesantren dapat diterima oleh masyarakat Karena  Pesantren Daarul Quran Ibadurahman, merupakan lembaga pendidikan agama yang mempunyai ciri khas untuk menciptakan generasi Qurani.

“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis, saya memberikan penghargaan setinggi-tingginya seperti halnya Asrama Putri Pesantren Daarul Quran Ibadurrahman, mampu menampung siswa dari berbagai latar belakang yang berbeda. Siswa atau santri berasal dari berbagai daerah yang mempunyai latar belakang sosial, budaya, tingkat kecerdasan, kemampuan akademik  yang sangat beragam,” jelas Wabup.

Dikatakannya, saat ini, umat Islam dihadapkan dengan berbagai permasalahan yang merusak moral dan akidah, seperti peredaran dan penggunaan narkoba, banyaknya kasus HIV/AIDS, kenakalan remaja dan pergaulan bebas serta kasus kriminal.

upaya untuk mencegah generasi Islam dari pengaruh negatif tersebut melalui pendekatan agama, seperti kebiasaan dan tradisi membaca Alquran.
Untuk itu, Suayatno yang juga sebagai Ketua BNK Kabupaten Bengkalis juga menerangkan tentang bahaya narkoba merupakan ancaman yang setiap saat mengintai.

Korbannya tidak memandang baik itu dari generasi muda, orang tua, politikus, pejabat, pegawai maupun artis serta aparat keamanan bisa menjadi korban. Sedangkan bahaya HIV/AIDS, perebakan penyakit mematikan.

Pasalnya, jumlah penderita HIV/AIDS di Kabupaten Bengkalis pada Maret lalu saja sudah mencapai angka 184 orang, termasuk tinggi di Riau. Dari angka itu, penderita HIV/AIDS terbanyak dicetak pula oleh Kecamatan Mandau.

Sedangkan jumlah penderita HIV/AIDS di Kabupaten Bengkalis yang mencapai 184 orang (66 pria dan 118 wanita) itu merupakan data per Maret 2013. Bisa jadi angka itu kini telah bertambah pula. Dan kabar yang paling merisaunya adalah bahwa sebagian besar penderita HIV/AIDS itu tercatat di Kecamatan Mandau.

Suayatno juga mengajak seluruh masyarakat Mandau, untuk menghidupkan Magrib Mengaji setiap habis Salat Magrib di dalam rumah maupun di musala maupun masjid untuk membentengi diri sebagai umat muslim agar terhindar dari dari bahaya narkoba dan HIV/AIDS.

Pada acara peletakan batu pertama pembangunan Asrama Putri Pesantren Daarul Quran Ibadurrahman, belading Kecamatan Mandau juga dihadiri Kepala Desa Petani, anggota DPRD, Ketua Yayasan Ibadurrahman, Ketua Yayasan Maqdis, Ketua Pesantren Ibadurrahman Belading dan Buya Hamka.(sus)


Loading...

[Ikuti Riaumandiri.co Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar