Ikut Sosialisasi Tunjuk Ajar Melayu

Yua Molek Tak Menyangka Bertemu Langsung Pencipta Tari Persembahan

Kepala Dinas Kebudayaan Yoserizal Zein, saat menyerahkan cenderamata kepada peserta sosialisasi Tunjuk Ajar Melayu (Foto: RMC/Nurmadi)
PEKANBARU, RIAUMANDIRI.co - Yua Molek, salah seorang pelajar SMK 1 Pariwisata Kabupaten Kuantan Singingi, tidak menyangka dirinya menjadi salah satu pelajar dari Riau yang mendapatkan kesempatan menimba ilmu pengetahuan tentang budaya melayu Riau dari Dinas Kebudayaan Riau melalui sosialisasi tunjuk ajar melayu.
 
Selama ini ia hanya mengetahui kebudayaan melayu Riau seputaran tradisi pernikahan, yang didapat di pelajaran Sekolah. Bahkan Yua Molek baru mengetahui bahwa tunjuk ajar melayu menjadi pedoman masyarakat Melayu dalam menjalani kehidupan sehari-hari.
 
"Banyak hal tentang budaya Melayu yang baru saya ketahui, setelah mendapatkan pembelajaran dari ahli-ahli budaya Riau. Selama ini kami hanya mendapatkan dari guru olahraga yang diberdayakan menjadi guru budaya Melayu," kata Yua Molek, yang duduk di bangku kelas 2 ini, setelah mendapatkan pelajaran selama tiga hari.
 
"Dari budaya Melayu yang selama ini saya tidak tau menjadi tau. Mulai dari nilai-nilai tunjuk ajar melayu, norma-norma dalam menjalani kehidupan budaya melayu. Kalau di sekolah kami hanya mendapatkan tentang pernikahan saja," cerita Yua.
 
Selama menimba ilmu tentang tunjuk ajar melayu, ada yang paling berkesan dan menginsiprasi dirinya untuk lebih ingin mengetahui lebih dalam tentang budaya melayu, yakni bertemu langsung dengan pencipta tari Persembahan, OK Nizami Jamil. Tari yang selalu menjadi penyambut tamu-tamu kehormatan dalam setiap acara.
 
"Yang paling menginspirasi saya itu pak OK Nizami Jamil, walau usia sudah tua tapi ia masih bisa mengajarkan kami menari. Ternyata beliau pencipta tari persembahan, waktu sekolah kami hanya tau menari saja, tapi sekarang langsung bertemua dengan peciptanya. Kalau anak-anak sekarangkan tak peduli, dengan tari persembahan, dan saya bertekat akan mengembangkan ilmu yang saya dapat ini kepada kawan-kawan di sekolah dan bagi masyarakat Riau," kata Yua, yang bercita-cita menjadi disigner ini.
 
Sementara itu, Kepala Dinas Kebudayaan Provinsi Riau, Yoserizal Zein, berharap melalui kegiatan sosialisasi tunjuk ajar melayu ini akan semakin mengingatkan para generasi muda kedepan. Betapa pentingnya, mempertahankan budaya melayu Riau.
 
"Masalah nilai budaya sudah diterima oleh pelajar-pelajar Riau, tentunya kita berharap tunjuk ajar melayu ini tidak dilupakan dan tidak terkikis. Mulai Persoalan sosial tata krama dan sopan santun sudah mereka terima. Dari sosialisai tunjuk ajar melayu ini, diharapkan bisa diimplementasikan oleh seluruh pelajar se Riau ini," ungkap mantan Kepala BPAD Riau ini.
 
Kegiatan sosialaisasi Tunjuk ajar melayu ini berlangsung selama tiga hari di Hotel Alpha, Pekanbaru, yang diikuti oleh pelajar SMP dan SMA se Provinsi Riau. Dengan menghadirkan 6 narasumber, di antaranya, budayawan Taufik Ikram Jamil, Ok Nizami Jamil, Zulkifli ZA, Fakrunnas MA Jabar dari sastrawan, dan Tuan guru Syafruddin Saleh. Masing-masing narasumber telah memberikan materi pembelajaran sesuai dengan ahlinya. 
 
Baca juga di Koran Haluan Riau edisi 31 Agustus 2017
 
Reporter: Nurmadi
Editor: Nandra F Piliang




Loading...

[Ikuti Riaumandiri.co Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar