In Memoriam H Yuardi

Pejabat yang Ramah dan Suka Bercerita

Keluarga dan para pelayat memanjatkan doa jelang membawa almarhum Yuardi ke tempat peristirahatan terakhir, di rumah duka di Desa Muara Sentajo, Minggu (22/3).(HALUAN RIAU/ROB)

TELUK KUANTAN (HR)-Innaillahi wa innailaihi roji'un,  Kepala Badan Pelayanan Terpadu dan Penanaman ModalYuardi, Sabtu (21/3), sekitar pukul 17.52 WIB menghembuskan nafas terakhirnya di RS Awal Bros Pekanbaru.

Mantan Kabag Perlengkapan Setdakab yang dikenal ramah dan santun dipanggil yang maha kuasa menuju tempat peristirahatan terakhir.

Tidak ada yang menyangka ayah empat anak ini dipanggil yang maha kuasa. Jenazxah almarhum tiba di Desa Muara Sentajo Sabtu (21/3) malam, dibawa ke rumah orang tuanya yang tidak jauh dari rumahnya.

 Almarhum usai di shalatkan di Masjid Muara Sentajo di makamkan di TPU Desa Muara Sentajo.

Almarhum lahir di Sentajo, 15 September 1960, meninggalkan istri serta empat orang anak dan dua cucu.

di rumah duka, tampak Bupati Sukarmis, Ketua DPRD Andi Putra, Setdakab Muharman serta sejumlah pejabat Pemkab,  anggota DPRD serta dan lainnya.

Riwayat singkat almarhum yang disampaikan Muharman, almarhum memulai karir CPNS tahun 1981 sebagai tata usaha di Universitas Riau.

Setelah itu, almarhum pindah ke Kuansing sebagai Kasubag Adminitrasi Barang pada Bagian Perlengkapan Setdakab tahun 2007, diangkat menjadi Kabag Perlengkapan tahun 2011, dan Kaban BPTPM tahun 2013.

Salah seorang yang paling kehilangan atas kepergian almarhum adalah anggota DPRD Agus Samad. Ia merupakan teman lama. Seminggu sekali selalu bertemu dan duduk bersama dengan almarhum.

"Saya merasa sangat kehilangan," ungkap Agus Samad yang tampak lelah mulai dari malam sampai pagi berada di rumah duka di Desa Muara Sentajo.
(rob)
Sementara itu perwakilan keluarga Almunir Syafie memohon maaf kepada kerabat dan masyarakat jika selama bergaul terdapat kekhilafan yang dilakukan almarhum.

Kepala Perwakilan Haluan Riau Robi Susanto yang juga hadir melayat ke rumah almarhum Minggu (22/3), mengakui kalau almarhum merupakan orang pekerja keras dan pantang menyerah. Almarhum juga mudah dikenal dan suka bercerita.

Kepada insan pers yang meliput di Kuansing, almarhum ini orangnya sangat terbuka dan ramah kepada para awak media.

 Pertemuan terakhir dengan almarhum Minggu lalu. "Saya sempat ngopi di kantin kantor Bupati bersama beliau, biasanya pagi atau jelang makan siang beliau duduk di kantin ngopi sambil makan goreng pisang atau tempe," ujar Robi.

Semoga segala amal ibadah beliau diterima di sisi Allah SWT dan dibukakan pintu ampunan yang seluas-luasnya serta mendapatkan tempat terbaik disisi Allah SWT.

 Dan bagi keluarga yang ditinggalkan diberikan kekuatan, ketabahan serta kesabaran, Amien.
 


Loading...

[Ikuti Riaumandiri.co Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar