Diskop dan UKM Gelar Penerapan Teknologi Tepat Guna

Jumat, 05 Juni 2015

ilustrasi

TAMBANG (HR)-Guna meningkatkan kemandirian pelaku usaha kecil dan menengah di Kabupaten Kampar dalam mengembangkan usaha, khususnya unggulan daerah, Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kampar menggelar penerapan teknologi tepat guna.

Kegiatan ini diselenggarakan sehari penuh, Kamis (4/6) di Pusat Layanan Usaha Terpadu (PLUT) KUMKM Kabupaten Kampar, di Desa Sungai Pinang, Kecamatan Tambang. Kegiatan yang diikuti 25 orang pelaku UKM yang tersebar dari berbagai daerah di Kampar itu dibuka Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kampar, Heri Afrizon.

Hadir di antaranya sebagai pemateri dari Kementrian Pertanian, Wahono, dengan judul materi teknik budidaya jeruk manis organik.

Kadis Koperasi dan UKM, Heri Afrizon didampingi Koordinator PLUT Kampar, H Dasril, kepada wartawan usai membuka kegiatan ini menyampaikan, pelatihan seperti ini direncanakan akan dilaksanakan sebanyak 26 angkatan. Rinciannya, untuk penerapan teknologi tepat guna sebanyak 12 kali  dan bimbingan teknis  bagi pelaku  UKM sebanyak 14 angkatan.

Kegiatan pelatihan ini didanai oleh  anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) tahun anggaran 2015. Lebih lanjut dikatakan Heri, saat ini Kabupaten Kampar memiliki banyak potensi produk dari pelaku usaha kecil dan menengah, seperti jeruk Kuok, ikan salai patin dari Desa Pulau Gadang dan Koto Masjid, lopek bugi di Danau, keripik nenas dan nangka di Rimbo Panjang, Kualu dan beberapa daerah Kecamatan Tambang, budidaya, kue bolu di Kuok, tudung saji di Petapahan, dadio di Kampar Utara, wajik tapai di Siak Hulu, oluo di Tambang, kue palito daun Air Tiris, madu lebah di Kampar Kiri,
"Rencananya nanti di setiap kecamatan memiliki produk unggulan daerah," ungkapnya.

Kegiatan-kegiatan pelatihan seperti ini diharapkan mampu mendorong pemasaran produk unggulan UKM daerah Kampar sehingga bisa membantu peningkatan ekonomi pelaku UKM dan memberikan kontribusi bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Kampar. (adv/humas)