TNI yang Didambakan

Kamis, 21 Juli 2016

Kebijakan pemerintah untuk meremajakan dan melengkapi alat utama sistem persenjataan di tubuh TNI, sudah sepatutnya mendapat dukungan. Tidak hanya di kalangan internal TNI sendiri, untuk pandangan yang paling ringan saja, rakyat Indonesia juga pasti bangga melihat tentara mereka berbekal dengan peralatan yang memang sudah sesuai dengan tuntutan zaman.


Sejauh ini, sudah banyak cerita yang membanggakan tentang kiprah para tentara kita. Tidak hanya di dalam negeri, cerita tentang kiprah TNI di dunia internasional juga banyak membuat kita merasa bangga.

Salah satunya adalah terkait sepak terjang tentara kita, khususnya dalam menjaga perdamaian internasional. Yang sering terdengar, meski hanya berbekal senjata yang tergolong biasa-biasa saja, namun para tentara kita telah membuktikan bahwa kemampuan yang mereka miliki bisa membuat tentara dari negara lain terkagum-kagum.

Tidak hanya itu, adat serta sopan santun yang mereka perlihatkan ke dunia internasional, juga membuat nama Indonesia semakin harum.


Namun ada sedikit yang terasa agak 'mengganggu' di sini. Karena yang terdengar selama ini, lebih kepada kemampuan dan skil yang mereka miliki. Sementara sangat jarang terdengar tentang peralatan tempur yang dimiliki TNI kita, yang bisa membuat kita ikut bertambah bangga. Artinya, bisa jadi hal itu menunjukkan alutsis yang dimiliki TNI sejauh ini, belum mencapai tahap yang ideal.


Hal ini juga seharusnya menjadi perhatian sejak dini. Dengan luas daratan dan lautan yang dimiliki Indonesia berikut sumber daya alamnya yang begitu luar biasa, tentu saja harus diimbangi dengan peralatan yang mumpuni pula untuk menjaga aset yang sangat berharga itu.

Di sinilah, peran alutsista yang memadai sangat dibutuhkan. Dengan kemampuan yang maksimal didukung dengan peralatan tempur yang mendukung, maka bukanlah sesuatu yang mustahil bahwa TNI akan sangat diperhitungkan di dunia internasional.


Bila hal ini sudah terwujudkan, maka wibawa negara juga otomatis akan semakin terangkat. Meski bukan sebagai negara penjajah seperti sejumlah negara yang memiliki peralatan perang yang super hebat saat ini, setidaknya negara lain yang ingin mencaplok atau mengganggu kedaulatan Indonesia, akan berpikir sangat panjang jika ingin melaksanakan rencana mereka terhadap Bumi Pertiwi tercinta.

Mereka akan berpikir sangat panjang, karena harus berhadapan dengan TNI, yang selama ini telah membuktikan komitmennya menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.


Namun demikian, pernyataan Presiden Jokowi tentang perlunya mewaspadainya praktik korupsi dalam pengadaan alutsista itu juga patut mendapat perhatian serius.

Karena dengan kebutuhan yang luar biasa, kemungkinan adanya oknum tak bertanggungjawab yang ingin mengambil keuntungan pribadi, juga bukan sesuatu yang mustahil pula. Karena itu, pengawasan secara maksimal juga harus dilakukan sejak awal.


Dengan peralatan yang mumpuni ditambah skil yang maksimal, akan sangat banggalah rakyat Indonesia dengan TNI. Semoga harapan ini bisa benar-benar direalisasikan. ***