Golkar: Dukungan PKB Tutup Poros Ketiga

Ahad, 15 Juli 2018

Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily

RIAUMANDIRI.CO,  JAKARTA - Deklarasi dukungan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terhadap Joko Widodo sebagai calon presiden pada Pilpres 2019 dinilai menutup kemungkinan poros ketiga. Sebab, spekulasi selama ini menganggap PKB sebagai partai yang paling memungkinkan untuk mendorong adanya poros ketiga di Pilpres.

"Ini semakin menegaskan, semakin sulit rasanya untuk membentuk poros ketiga. Spekulasi berbagai pihak selama ini yang menilai PKB akan menjadi partai yang mendorong poros ketiga bersama partai lain agaknya sulit terwujud," ujar Ketua DPP Partai Golkar Ace Hasan Syadzily kepada wartawan, Ahad (15/7/2018).

Ace mengatakan dukungan PKB sekaligus menepis rumor yang mengatakan PKB-Golkar akan membentuk koalisi baru dan meninggalkan Jokowi. Menurut Ace, partainya hingga saat ini tetap konsisten mendukung Jokowi kembali maju di Pilpres.

Ia menegaskan tidak ada upaya dari Partai Golkar dan PKB untuk membentuk koalisi baru. Ia menambahkan kedua partai setia pada Jokowi walaupun Partai Golkar-PKB memiliki tiket yang cukup untuk mengusung pasangan Pilpres 2019.

“Kami sudah sepakat untuk mendukung Pak Jokowi,” kata Ace.

Partai Golkar, kata Ace, mengapresiasi deklarasi dukungan PKB kepada Jokowi. Menurut Ace, seperti yang Golkar duga selama ini, pada akhirnya PKB akan melabuhkan dukungannya kepada Jokowi.

“PKB dalam beberapa kesempatan bersilaturahmi dengan Ketua Umum Partai Golkar menunjukkan konsistensi untuk mendukung Pak Jokowi," ujar Ace.

Ace juga tak mempersoalkan kemungkinan kursi calon wakil presiden diberikan kepada Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar. Hal ini menyusul pernyataan Jokowi bahwa Muhaimin masuk dalam daftar nama cawapres di kantongnya. 

Menurut Ace, Partai Golkar menyerahkan sepenuhnya kepada Jokowi, meskipun tetap mendorong ketua umum-nya Airlangga Hartarto sebagai cawapres Jokowi.

"Partai Golkar tetap konsisten mengusulkan Pak Airlangga sebagai cawapres dari Partai Golkar," kata Ace.