Dirut BPR Rohul Ditahan Polisi, Pemkab Lakukan Koordinasi dengan OJK

Rabu, 08 Agustus 2018

Penjabat Sekda Rohul, Abdul Haris

RIAUMANDIRI.CO, PASIR PENGARAIAN - Pascapenahanan Direktur Utama (Dirut) PT Bank Perkreditan Rakyat (BPR) Rokan Hulu berinisial JA (46) oleh penyidik Satres Narkoba Polres Rohul, Rabu (1/8) lalu, Pemkab Rohul sebagai pemegang saham belum menunjuk pelaksana tugas (Plt) Dirut bank tersebut.

Alasan belum ditunjuknya Plt Dirut BPR itu karena Pemerintah Kabupaten Rohul belum menerima surat pemberitahuan status JA sebagai tersangka dalam dugaan kasus Narkotika dari Penyidik Satres Narkoba Polres Rohul.

“Pemerintah daerah belum menerima surat pemberitauan status JA dalam dugaan kasus yang dialaminya,” kata Bupati Rohul melalui Penjabat Sekda Rohul, Abdul Haris, Selasa (7/8) di ruang kerjanya.

Namun begitu, sebelum menerima surat pemberitahuan status JA, Pemkab Rohul berencana melakukan koordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Provinsi Riau, dan Bank Indonesia, dalam hal proses yang harus dilakukan oleh pemerintah daerah untuk penunjukan pelaksana tugas Dirut BPR Rohul.

“Sesuai hasil koordinasi dengan pihak OJK Provinsi Riau, rencanya Jumat (10/8) akan menggelar rapat di Kantor OJK Pekanbaru. Karena sampai saat ini, pihak OJK belum tau apa yang terjadi, dan kita telah sampaikan sedikit kronologis yang diketahui dan informasi yang berkembang terkait kasus yang dialami Dirut Bank PT BPR Rohul,” ungkap Abdul Haris.

Dalam rapat koordinasi dengan pihak OJK Provinsi Riau di Pekanbaru nanti akan menghasilkan keputusan, seperti apa proses yang harus dilakukan oleh Pemkab Rohul. Karena perbankan mempunyai aturan khusus dan Pemkab tidak bisa mengambil keputusan dan tetap ikuti aturan yang berlaku.

“Di Bank PT BPR Rohul ada dua orang direktur, yakni Dirut dan Direktur. Direkturnya PT BPR adalah Muswita. Kita sudah panggil dan menanyakan informasi dan kondisi Bank PT BPR Rohul, pasca persoalan ditahannya Dirut Bank PT BPR Rohul," ujar Haris.

‘’Kita juga sampaikan ke Muswita, untuk tetap melaksanakan operasional bank seperti biasa. Dan memastikan seluruh karyawan dan karyawati bekerja seperti biasa melaksanakan kerja dan melayani nasabah,’’ tambahnya. 

Reporter: Agustian