Beruang Madu Resahkan Warga

Sering Menampakkan Diri

ilustrasi

PASIR PENGARAIAN(HR)-Warga Desa Menaming, Kecamatan Rambah  hingga kini masih resah. PAsalnya mereka sering melihat kawanan beruang madu di dekat pemukiman mereka, terutama petani perkebunan. Bberuang sering muncul tiba-tiba di saat warga sedang beraktivitas di kebun.

Sebelumnya, kawanan beruang madu yang masuki areal perkebunan warga tersebut sempat dihalau ke kawasan hutan oleh Dinas Kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Kabupaten Rohul dibantu pihak Badan Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Riau.

Namun, kawanan beruang itu tidak mutlak kembali ke habitatnya. Msatu di antaranya mati dibunuh warga. Kawanan hewan liar berbulu hitam bermoncong putih tersebut masih sering menampakkan diri dekat pemukiman warga di desa lain hingga saat ini.

Seperti terjadi di semak belukar di Desa Langkitin, Kecamatan Rambah Samo. Secara tak sengaja seekor beruang madu ditemukan telah mati kena jerat babi yang dipasang warga Minggu (10/5) lalu.

Pada bagian tubuh beruang hilang, diduga diambil oknum warga, seperti taring, kuku, dan empedunya. Kematian beruang madu di Langkitin tersebut, kini masih dalam proses penyelidikan pihak Polsek Rambah Samo.

Sedangkan sebelumnya, beruang madu kembali menampakkan diri di Desa Sialang Jaya, Kecamatan Rambah. Kehadirannya diketahui sejumlah warga di salah satu kebun karet, saat mereka akan pergi mandi ke irigasi yang ada di obyek wisata Bendungan Cipogas.

Kepala Dinas kehutanan dan Perkebunan (Dishutbun) Rohul, Sri Hardono, melalui Kabid Pengamanan dan Perlindungan Hutan Dishutbun Muhammad Yusuf Hasibuan mengakui pihaknya belum menerima informasi dari warga. Bahwa ada beruang madu ke Desa Sialang Jaya.

Walaupun demikian, pihaknya akan melakukan pengecekan terlebih dahulu, apakah beruang madu kembali masuk ke areal perkebunan, di dekat pemukiman warga. Bila beruang sudah meresahkan, menurut Yusuf, Dishutbun Rohul akan berkoordinasi dengan pihak BKSDA Riau, melakukan penangkapan atau menghalaunya, agar kembali ke habitatnya. (yus)


Loading...

[Ikuti Riaumandiri.co Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar