Staf Dishubinfokom Terseret Arus

Dua Hari Jasad T Said Belum Ditemukan

ilustrasi

PELALAWAN (HR)- Kabar duka menyelimuti keluarga seorang PNS yang bertugas sebagai staf Sekretariat Dinas Perhubungan, Komunikasi dan Informasi Pelalawan. Tengku Said Hermansyah dikabarkan tenggelam di Sungai Teratak Buluh, Kabupaten Kampar, Selasa (19/5) sekitar pukul 14.00 WIB.

Usaha mencari dilakukan oleh tim Sar gabungan dari Propinsi Riau, Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Pelalawan, Kampar, relawan dari anggota Ikatan Keluarga Penyalai dan sekitarnya (IKAPEN) serta masyarakat di sekitar lokasi kejadian. Namun hingga, Rabu (20/5) sekitar pukul 16.00 WIB jasad korban tak kunjung ditemukan. Padahal, upaya pencarian sudah dilakukan hingga radius 300 meter dari titik awal Tengku Said Hermansyah tenggelam.

Demikian disampaikan Ketua Tagana Kabupaten Pelalawan Ardianto, Rabu (20/5). Pihaknya mengirim 10 personel untuk mencari jasad korban. Seluruh peralatan didatangkan oleh timsar Provinsi Riau, baik itu prahu karet, alat selam serta perlengkapan lainnya.

"Sampai hari ini belum ada nampak tanda-tanda di mana jasad korban, besok pencarian kita lanjutkan hingga radius 500 meter dari titik awal tenggelam," ujarnya.

Informasi yang dihimpun Haluan Riau, saat kejadian korban ingin menyelamatkan putranya dan anak tetangganya yang terseret arus di sungai tersebut, setelah berhasil mengangkat putranya dari sungai dan dibawa ke darat, Tengku Said Hermansyah kembali masuk ke sungai untuk menyelamatkan siswa SD anak tetangganya. Naas ia pun ikut terseret arus.     Korban pelajar SD sudah berhasil dievakuasi, Selasa (19/5) sore dan dimakamkan di Pekanbaru. Sepanjang upaya pencarian, istri korban yang kini bertugas di Disdukcapil Pelalawan terlihat setia menunggu.

"Kalau anak SD itu sudah ketemu kemaren petang, dan pagi tadi (kemaren read) dimakamkan di Pekanbaru," terang Anggota IKAPEN Dedi Azwandi yang saat itu berda di lokasi kejadian dan membantu mencari jasad tengku Said Hermansyah.

Dijelaskan Dedi, pihaknya beserta tim sar sudah berupaya mencari korban mulai dua jam setelah korban dikabarkan tenggelam, Selasa (19/5) sekitar pukul 16.00 WIB. Masyarakat di sekitar lokasi juga ikut berpartisipasi.

Jika di lihat kondisi air, lanjud Dedi, arus tampak tenang. Sekitar areal lokasi kejadian terlihat bersih, namun korban susah ditemukan. Dalam upaya ini, IKAPEN menurunkan 4 personil untuk turun ke sungai.

Kepala Dishubkominfo Pelalawan Tengku Ridwan Mustafa membenarkan adanya stafnya yang tenggelam di Sungai Teratak Buluh. Kabar duka itu diterima usai kejadian, pihak keluarga Tengku Said Hermansyah memberi kabar melalui telephon seluler.(lam)




Loading...

[Ikuti Riaumandiri.co Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar