Riau

Program Pertanian Mayoritas Anggaran APBN

ilustrasi

SELTPANJANG (HR)- Program pembangunan sarana pertanian di Kepulauan Meranti tahun 2015 umumnya didanai dari anggaran APBN. Sehingga tidak mempengaruhi pelaksanaan dalam program yang umumnya mengalami rasionalisasi anggaran dan program.

Kepala Dinas Pertanian Peternakan dan Ketahanan Pangan Kabupaten Kepulauan Meranti, Yulian Norwis akrab disapa Icut itu mengatakan, mudah-mudahan seluruh program pembangunan sarana pertanian di Meranti berjalan lancar.

Berbeda dengan program yang telah direncanakan melalu penganggaran daerah yang mengalami penyesuaian anggaran kembali terpaksa mengalami hambatan. Sebab sebelumya telah disusun baik program pelaksanaannya maupun anggarannya, tapi harus dirasionalisasi kembali.

Apalagi anggaran yang telah sebelummnya disyahkan melalui ketuk palu APBD. Tiba-tiba ada kebijakan pengurangan anggaran yang memaksa seluruh program yang telah disusun tersebut mengalami perubahan.

Seperti program pengadaan ternak dan program kegiatan  lainnya, terpaksa baru akan dilakukan setelah anggaran perubahan  diketuk palu,”kata Icut.

Menurutnya, program pertanian di Meranti saat ini mendapat dukungan kuat dari pemerintah provinsi maupun pemerintah pusat.
Hampir semua usulan program dalam upaya peningkatan produksi pertanian yang kita usulkan senantiasa mendapat jawaban positif.

Kita juga cukup bangga dengan pelaksanaan berbagai program peningkatan pertanian itu bisa terlaksana dengan baik. Terutama karena letak Meranti yang berada di daerah pesisir dengan pola pertanian tanaman pangannya yang hanya mengandalkan turunnya hujan.

Namun demikian target-target yang kita harapkan juga bisa terwujud dengan baik. Kita jauh berbeda dengan daerah lain yang telah lebih dulu maju. Seperti Siak, Bengkalis, Kampar dan lain sebagainya memiliki  sumberdaya alam yang mendukung dan ditopang oleh SDM yang mapan.

Ditambahkannya, dukungan pusat tersebut sangat berperan memajukan pertanian di  Meranti.
Seperti untuk  tahun 2015 ini, pusat telah mengucurkan dana dalam program Pajale, optimasi lahan untuk 1000 hektare, dalam program bantuan sarana produksi, dan juga pengadaan alat mesin pertanian berupa hand traktor, pembangunan irigasi tersier untuk 1000 Ha dengan sistem pembangunan ferocement.

"Semua program tersebut bahkan masih berlanjut guna mendukung program peningkatan produksi pertanian di Meranti,” tutupnya.(jos)


Loading...

[Ikuti Riaumandiri.co Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar