KURANG HATI-HATI

Pekerja Galangan Kapal Tewas

Z Pandra Arsyad

SELATPANJANG (HR) - Ahmad Junaedi Alias Edi (37), pekerja galangan kapal motor kargo di Sungai Juling, Kecamatan Tebingtinggi tewas kesentrum listrik saat hedak memperbaiki kapal.

Korban tewas seketika didahului karena terpeleset llu kecebur kelaut, seraya memegang mesin bor yang sudah dialiri listrik. Kejadian naas tersebut terjadi Selasa (25/8) sekira pukul 10.30 WIB.
Dari penuturan saksi mata yang juga rekan korban, Hamid (55) menceritakan, sebelum kejadian korban sempat  menyambungkan kabel dari trafo kemudian dipasang ke bor.
Saat itu korban akan memperbaiki lambung kapal, namun saat korban berjalan di pinggiran badan kapal, korbanpun terpeleset dan terjatuh ke laut.

Hamid mengaku sempat melihat korban menggelepar semantara bor masih dalam genggaman tangannya. Awalnya Hamid berniat terjun ke laut untuk menolong, namun takut akan ikut kesentrum sehingga niat itu dibatalkan.
"Dalam keadaan panik, saya langsung matikan mesin kapal. Begitu aliran listrik padam saya dan tiga pekerja lainnya langsung mengangkat korban ke darat," ujarnya.
Kapolres Kepulauan Meranti, AKBP Z Pandra Arsyad, melalui Kapolsek Tebingtinggi, AKP Ade Rukmayadi SH mengatakan, pihaknya sudah mendapat laporan mengenai warga yang tewas tersengat listrik. Menurutnya peristiwa nahas yang menimpa Edi murni merupakan kecelakaan kerja.
"Korban diyakini kurang hati-hati, sehingga korban jatuh dan langsung tersengat listrik pula," ujar Ade.(jos)


Loading...

[Ikuti Riaumandiri.co Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar