Kabut Asap

Disdik: Belajar Mandiri Siswa Diperpanjang

Ilustrasi

RENGAT(HR)-Kondisi kabut asap yang masih berbahaya di Kabupaten Indragiri Hulu hingga Minggu (13/9), belum juga menunjukkan perubahan. Dinas Pendidikan kembali memperpanjang proses belajar mandiri bagi siswa di rumah dengan bimbingan orangtua atau wali murid.

"Sekali lagi kami tegaskan, siswa bukan diliburkan, melainkan melakukan proses belajar mengajar di rumah, hanya saja peran guru di sekolah digantikan oleh orangtua atau pembimbing lainnya seperti saudara dan bentuk lainnya, sehingga para siswa tetap bisa mengikuti pelajaran mereka yang mereka tidak dapatkan di sekolah," ungkap Sekretaris Disdik Inhu Winaldi.

Menurut Winaldi, situasi ini harus sangat dipahami orangtua atau wali, agar anak-anak tak ketinggalan pelajaran mereka yang harusnya mereka dapatkan di sekolah. Minimal pada saat jam sekolah mereka biasa. Jika tidak dilakukan otomatis siswa ketinggalan pelajaran dan proses belajar mandiri yang diberikan aka sia-sia, jika diartikan sebagai libur bagi siswa. Terutama bagi siswa yang akan mengikuti ujian nasional.

Dikatakan, usia sekolah rentan dengan efek negatif yang ditimbulkan kabut asap yang sudah pada level berbahaya. Sebaiknya anak-anak sedapat mungkin mengurangi kegiatan di luar ruangan atau rumah, karena menurut Dinas Kesehatan, penderita sakit akibat kabut asap seperti ISPA, iritasi kulit dan mata terus bertambah dan jangan sampai itu terjadi pada anak-anak.

Bagi guru dan pegawai tata usaha sekolah, ditegaskan tetap datang ke sekolah seperti biasa dan melaksanakan tugas masing-masing. Mereka harus mempersiapkan bahan ajar bagi siswa dan rencana lainnya yang dapat dilakukan buat mengejarkan proses belajar yang maksimal pasca siswa belajar mandiri nantinya, terutama bagi siswa yang pada tahun ajaran ini akan mengikuti ujian nasional."Tidak ada kata libur bagi guru dan TU, mereka tetap datang ke sekolah seperti biasa," tegasnya. (eka)


[Ikuti Riaumandiri.co Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar