PascaTurun Harga

SPBU Kehabisan Stok BBM

Ilustrasi

RENGAT(HR)-Selasa (5/1) lalu, pemerintah menetapkan harga bahan bakar minyak terbaru. Meski begitu, pada Rabu (6/1) stok di beberapa stasiun pengisian bahan bakar umum yang ada di Indragiri Hulu sudah kosong.

Menurut Kepala Bidang Perdagangan Elpahri Adha, fenomena ini dikarenakan permintaan yang membludak dan kemungkinan hanya bertahan selama dua hari. Menurutnya, mereka telah mengkonfirmasi hal ini kepada sejumlah SPBU dan kepada Pertamina. "Fenomena ini dikarenakan adanya permintaan yang membludak di depot Pekanbaru, sehingga mobil pengangkut BBM harus mengantri," ucapnya, Rabu (6/1). Ia menjelaskan, fenomena membludaknya permintaan itu juga dikarenakan adanya penurunan harga BBM, dan keterlambatan penyaluran sampai lima jam.

"Tadi kita konfirmasi ke pihak Pertamina, dan katanya kemungkinan fenomena ini akan bertahan selama dua hari, dua hari katanya sudah normal," ucapnya. Mereka akan terus melakukan pengawasan ke sebelas SPBU, guna menghindari aksi para spekulan yang memanfaatkan fenomena ini.  Pihaknya juga mengimbau, kepada para pengelola SPB tak menjual BBM mereka kepada pembeli yang menggunakan jerigen. Hal ini guna menghindari kelangkaan.

"Imbauan kita sampaikan terkhususnya kepada SPBU yang berada di Jalan Lintas Timur, agar mengutamakan pengisian bahan bakar kepada pemilik kendaraan dibandingkan dengan yang menggunakan jerigen," ucapnya. Sementara itu, Oxy Maryuanda, salah satu karyawan SPBU, menuturkan hal sama. "Kekosongan stok ini dikarenakan ada kendala dari depot ke SPBU, apabila sudah lancar nanti maka tidak akan ada kekosongan lagi," ucapnya. (eka)
 


Loading...

[Ikuti Riaumandiri.co Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar