Ketua PKK Ingatkan Pedagang Makanan

Tak Gunakan Bahan Pengawet

Ketua TP PKK Kabupaten Bengkalis Kasmarni Amril berdialog dengan seorang pedagangan makanan di Komplek Pondok Pesanteren Hubbul Wathan, Duri, Kecamatan Mandau, Senin (9/5).

DURI (riaumandiri.co)-Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Bengkalis Kasmarni Amril mengingatkan, kepada seluruh pedagang makanan dan minuman, tidak kecuali yang berjualan di sekolah-sekolah agar tidak menggunakan bahan pengawet dan dan zat-zat berbahaya.

Harapan itu disampaikan mantan Camat Pinggir ini usa berdialog dengan seorang pedagang yang biasa mangkal di Komplek Pondok Pesanteren Hubbul Wathan, Duri, Kecamatan Mandau, Senin (9/5).

Dialog itu dilakukan first lady kabupaten berjuluk Negeri Junjungan ini di sela-sela mendampingi Bupati Bengkalis melakukan peninjauan Ujian Nasional tingkat Sekolah Menengah Pertama sederajat di Madrasah Tsanawiyah Hubbul Wattan.

"Penjual makanan yang ada di sekolah-sekolah di daerah ini kami ingatkan agar tidak menggunakan bahan pengawet maupun bahan berbahaya lainnya dalam makanan atau minuman yang dijual, seperti borax atau formalin. Karena bahan tersebut sangat tidak baik dan berbahaya bagi anak-anak serta dilarang untuk dikonsumsi," ujar Kasmarni.

Kekhwatiran istri Bupati Bengkalis tersebut, mengingat di daerah lain kerab ada pemberitaan di media yang mewartakan ada pedagang menjajakan berbagai macam makanan dan minuman yang menggunakan bahan pengawet atau pewarna yang dilarang untuk dikonsumsi, seperti borax dan formalin.

Selain merupakan pintu rezeki, katanya, menjual makanan untuk anak-anak sekolah itu merupakan amal ibadah. Misalnya, membantu orang tua siswa yang tidak sempat menyiapkan makanan atau minuman untuk dibawa anaknya ke sekolah.(man)




Loading...

[Ikuti Riaumandiri.co Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar