Muswillub I FPI

Bupati: Ciptakan Keharmonisan Beragama

Foto bersama -Bupati Siak Syamsuar foto bersama Kepala Perwakilan Ombudsman Republik Indonesia Provinsi Riau Ahmad Fitri saat Rakor Pemenuhan Standar Pelayanan Publik di Siak Sri Indrapura, pekan lalu.
SIAK (RIAUMANDIRI.co) - Bupati Syamsuar membuka secara resmi acara Musyawarah Wilayah Luar Biasa (Muswillub) ke-1 Front Sambutan DPD Front Pembela Islam (FPI) Kabupaten Siak yang dilaksanakan di Gedung Tengku Maharatu, Sabtu (25/2) lalu. dalam kesempatan ini turut hadir Perwakilan FPI Pusat dan DPD FPI Provinsi Riau Ade Hasibuan. Bupati berpesan, ciptakan keharmonisan beragama.
 
Dalam sambutannya, DPD FPI Provinsi Riau Ade Hasibuan mengatakan, pelaksanaan Muswillub ini merupakan salah satu arahan dari hasil Musyawarah Nasional (Munas) FPI ke-3 yang dilaksanakan di Bekasi. Dalam Munas tersebut diharapkan agar setiap daerah bisa membentuk perwakilan FPI.
 
"Ketika sebenarnya saya jauh-jauh hari sudah mencium semangatnya umat Islam untuk membela agama Islam di Kabupaten Siak. Oleh karena itu saya sangat senang dengan dilaksanakannya Musyawarah FPI di Kabupaten Siak," ujar Ade Hasibuan.
 
Dia menjelaskan, terselenggaranya Muswillub ini menjadi bukti bahwa semangat umat Islam di Daerah kita masih berkobar demi menjaga syariat Islam. Sebelum mengakhiri sambutannya, Ketua DPD FPI Provinsi Riau berharap, semoga FPI Kabupaten Siak secepatnya dibentuk.
 
"Sehingga kita bisa bersama mewujudnya Kabupaten Siak tanpa narkoba, maksiat dan tidak ada lagi perbuatan yang dilarang oleh syariat Islam. Itu semua sesuai dengan tema kita “Menjalin Ukhuwah Islamiyah Menuju Siak Bersyariah”," sebutnya.
 
Sementara Bupati Syamsuar dalam sambutannya menyebutkan, dahulunya para pemimpin 'Negeri Istana' ini, adalah beragama Islam. Namun di masa pemerintahan para Sultan dahulunya tidak pernah terjadi pertikaian. Ini dibuktikan dengan berdirinya masjid, gereja dan kelenteng yang lokasinya semua hampir berdekatan.
 
"Sampai saat ini saya terus bersyukur. Meski pun Siak ini terdiri dari berbagai agama, suku dan bangsa, tetapi tidak pernah terjadi pertikaian. Ini semua tidak terlepas dari bantuan dari semua kalangan masyarakat yang telah membantu dan bekerjasama dalam menciptakan kerukunan antar umat beragama," tegas Bupati Syamsuar di hadapan peserta Muswillub FPI.
 
Ciptakan Keharmonisan Beragama Bupati mengatakan, ini merupakan sebuah amanah dari FPI Pusat yang diberikan kepada Siak melalui Munas. Oleh karena itu, Bupati berharap, agar nantinya bisa bekerja sama dengan organisasi lainnya yang ada di Kabupaten Siak dan membantu untuk memciptakan keharmonisan antar umat beragama.
 
"Saya sangat mendukung program-program FPI. Selain untuk membela agama Islam, juga salah satunya adalah memberantas peredaran narkoba yang sudah beredar hingga ke desa-desa di seluruh wilayah Indonesia. Umat Islam sendiri menjadi korban dari pemakaian narkoba tersebut,” tegas Bupati Syamsuar lagi.
 
Bupati Syamsuar juga menceritakan, kuatnya persaudaraan umat Islam dengan umat agama lainnya, yakni saat saudara-saudara berkumpul di Masjid Istiqlal Jakarta
"Akan tetapi saat itu juga ada saudara kita dari agama lain ingin ke gereja di dekat Masjid Istiqlal tersebut. Apa yang mereka lakukan? Saudara kita membantu saudara kita tersebut dengan memayungi kebetulan saat itu hari hujan mereka hingga sampai di gereja. (infotorial/humas)


Tags

[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]





Tulis Komentar