Belajar Bidang Agama

Pemko Padang Panjang Silaturahim ke Siak

ASISTEN I Setdakab, Jamaluddin (dua kiri) menerima cenderamata dari Ketua Komisi III DPRD Kota Padang Panjang, usai pertemuan silaturahmi di Ruang Rapat Pucuk Rebung Kantor Bupati Siak, Selasa (28/2).
SIAK (RIAUMANDIRI.co) - Visi Kabupaten Siak untuk Menciptakan Masyarakat yang Agamis dan Berbudaya Melayu, menjadi daya tarik tersendiri bagi DPRD Kota Padang Panjang Provinsi Sumatera Barat. Rombongan datang ke Kabupaten Siak untuk belajar khusus bidang keagamaan.
 
"Dalam pemikiran orang Sumatera Barat, Kabupaten Siak ini adalah icon berkembangnya agama Islam, belajar agama islam dan tempat lahirnya kerajaan Islam. oleh karena itu kami memutuskan untuk belajar bidang keagamaan di Kabupaten Siak," ujar Ketua Komisi III DPRD Kota Padang Panjang Hendra, Selasa (28/2) di ruang Rapat Pucuk Rebung Kantor Bupati Siak.
 
Selain itu, ia juga mejelaskan, sedikit tentang Kota Padang Panjang yang merupakan daerah kecil di Provinsi Sumatera Barat, tetapi terletak di tengah-tengah propinsi dan tempat belajarnya agama Islam di Sumbar. Sehingga Kota Padang Panjang dijuluki dengan 'Kota Serambi Makkah'.
 
"Wilayah kami yang berada di tengah-tengah Provinsi Sumbar. Itu menuntut apa yang kami lakukan harus terlihat baik dan bagus, baik di pembangunan infrastruktur sampai di bidang agama. Oleh karena itu, kami ingin belajar banyak tentang bidang keagamaan di Siak agar apa yang kami harapkan tercapai," sebutnya.
 
Dijelaskan Asisten Administrasi Umum Jamaluddin, sedikit tentang Kerajaan Siak, dari dulu memang Sultan Siak dari Sultan Siak ke 1 sampai 12 semuanya orang alim dan soleh. Saat ini Pemerintah Kabupaten Siak berkomitmen untuk terus meningkatkan nilai keagamaan di Kabupaten Siak. Ini semua tertuang di dalam Visi Pemerintah Kabupaten Siak, yakni 'Terwujudnya Kabupaten Siak yang Maju dan Sejahtera dalam Lingkungan Masyarakat yang Agamis dan Berbudaya Melayu serta Menjadikan Siak sebagai Tujuan Wisata di Sumatera'.
 
"Terkait dengan peningkatan kualitas pendidikan di bidang keagamaan, Pemkab Siak juga sudah melakukan beberapa kebijakan baik itu berupa fisik dan non fisik," tambahnya.
 
Untuk segi fisik, adanya pembangunan Islamic Center mulai dari Paud, TK, SD, SMP dan SMA, untuk ke depannya akan kami kembangkan hingga ke perguruan tinggi. Selain itu, Pemerintah Kabupaten Siak telah memfasilitasi pembangunan pesantren di setiap Kecamatan dan juga adanya Madrasah Aliyah Negeri Insan Cendekeia (MAN IC) di Kabupaten Siak.
 
Sementara untuk segi non fisiknya, Pemkab Siak telah menggalakkan Magrib Mengaji. Ini demi terciptanya masyarakat yang gemar membaca Alquran dan pengembangan program desa sakinah untuk setiap kecamatan. Memberikan beasiswa kepada mahasiswa Perguruan Tinggi Ilmi Alquran dan Institut Ilmu Alquran khusus untuk anak Kabupaten Siak.(adv)


Tags

[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]





Tulis Komentar