Operasi Simpatik Siak 2017

Kapolres Pimpin Apel Gelar Pasukan

Kapolres AKBP Dolifar Manurung memasangkan atribut kepada salah seorang personel.
TEMBILAHAN (RIAUMANDIRI.co) - Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung SIK memimpin Apel Gelar Pasukan tanda dimulainya Operasi Simpatik Siak 2017, Rabu (1/3). Operasi ini akan berlangsung sampai 21 hari kedepan.
 
Apel yang digelar di Lapangan Apel Polres Inhil Jalan Gajahmada Tembilahan ini dihadiri Dandim 0314/Inhil yang diwakili oleh Kasdim Mayor Inf Suratno, Waka Polres Kompol Dr Azwar SSos MSi MH, Dan Subdenpom I/ 3-2 Inhil Lettu CPM Maihendri, Kasat Pol PP Inhil diwakili oleh A Zamil, Kadis Perhubungan Inhil Wiryadi, Kepala Dinas Bina Marga Inhil Ali M, Kepala Jasa Raharja Cabang Tembilahan Elvan Rahmat dan para Kabag serta para Kasat Polres Inhil.
 
Sebagai Perwira Apel adalah Kasat Lantas Polres Inhil AKP Jusli SH, Komandan Apel Kanit Turjawali Sat Lantas Polres Inhil IPDA Ismail diikuti oleh Pasukan Apel terdiri dari Perwira Polres Inhil, Kodim 0314/Inhil, Sat Polair Polres Inhil, Sat Sabhara Polres Inhil, Sat Lantas Polres Inhil, Gabungan Staf Polres Inhil, Dishub Inhil, Sat Pol PP Inhil dan Gabungan Sat Intelkam, Sat Reskrim dan Sat Res Narkoba Polres Inhil.
 
Selaku Pimpinan Apel, Kapolres membacakan amanat Kepala Korps Lalu Lintas Polri IRJEN POL Drs Royke Lumowa MM yang mengatakan, apel gelar pasukan dilaksanakan untuk mengetahui kesiapan personel maupun sarana pendukung lainnya.
 
"Sehingga kegiatan operasi dapat berjalan dengan optimal sesuai dengan tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan," ungkap Kapolres Inhil AKBP Dolifar Manurung SIK.
 
Disebutkan, data pelanggaran lalu lintas di tahun 2015, Tilang berjumlah 5.439.052, Teguran 2.526.162. Untuk tahun 2016, Tilang 6.272.375 (naik 15%), dan Teguran 2.225.404 (turun 11%). Kecelakaan lalu lintas tahun 2015 berjumlah 98.970 kejadian dan tahun 2016, 105.374 kejadian (naik 6%), korban MD tahun 2015 sejumlah 26.495 orang, di tahun 2016, 25.859 (turun 2 %).
 
"Adapun sasaran operasi adalah Melawan Arus Lalu Lintas, Pelanggaran Rambu-Rambu Lalu Lintas dan Pelanggaran Batas Kecepatan. Sedang tujuan operasi adalah meningkatnya disiplin masyarakat dalam berlalu lintas di jalan raya, meminimalisir pelanggaran dan kecelakaan Lalu Lintas, menurunnya tingkat fatalitas korban kecelakaan Lalu Lintas dan meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Polri dengan terbentuknya Opini Positif dan Citra tertib dalam Berlalu Lintas," katanya.
 
Terkait hal diatas, Kepala Korps Lalu Lintas Polri menyampaikan penekanan untuk dipedomani dalam pelaksanaan tugas yaitu selalu bertaqwa kepada Tuhan YME, jaga keselamatan dalam pelaksanaan tugas, peningkatan disiplin anggota Polantas dan terwujudnya pelayanan Polantas yang bersih dari KKN dan terwujudnya masyarakat yang tertib dan patuh hukum dalam Berlalu Lintas.
 
Operasi Simpatik Siak 2017 ini akan berlangsung selama 21 hari mulai dari dari tanggal 1 Maret 2017 sampai dengan 21 Maret 2017 ini ditandai dengan pemasangan pita pada perwakilan Sat Lantas, Si Propam dan Dishub. Dengan pelaksanaan operasi ini diharapkan, akan dapat meningkatkan simpatik masyarakat terhadap Polantas, guna mendukung kebijakan Promoter Kapolri, untuk menciptakan Kamseltibcar lantas.(rtc)


Tags

[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]





Tulis Komentar