Pekanbaru

Dewan Minta Penertiban Gepeng dan Pak Ogah Lebih Intensif

Wakil DPRD Kota Pekanbaru, Sigit Yuwono
PEKANBARU (RIAUMANDIRI.co) - Kalangangan Legislatif di DPRD Kota Pekanbaru menghimbau kepada Dinas Sosial, dan Satpol PP melakukan penertiban secara intens terhadap para gelandangan dan pengemis (Gepeng). 
 
Tidak hanya itu, penertiban juga himbau untuk warga yang suka meminta-minta alias pak ogah yang kerap kali muncul di sudut kota, dan kian banyak jumlahnya di sejumlah jalanan di kota Pekanbaru.
 
"Ya harus ditindak dan dilakukan penertiban, agar jumlah pengemis dan Pak Ogah yang kadang membuat masyarakat merasa tidak nyaman, tidak bertambah banyak. Jangan dibiarkanlah, dan menunggu banyak dulu baru ditertibkan. Kalau pengemis itu berasal dari Pekanbaru lakukan pembinaan, kalau dari luar daerah dibina dan sebaiknya dipulangkan," ungkap wakil DPRD Kota Pekanbaru, Sigit Yuwono, Selasa (25/7).
 
Politisi Demokrat ini juga menyampaikan, pengemis telah menjadi persoalan yang belum bisa tertangani. Terkadang jumlahnya banyak, seperti yang terlihat di sejumlah persimpangan.
 
Keberadaan pengemis dan juga pak ogah ini tentu mengesankan Kota Pekanbaru kumuh dan tidak nyaman. Untuk itu, perlu langkah kontineu dari Pemko agar dapat mencegah terjadinya hal yang meresahkan itu.
 
"Pastinya penanganan pengemis harus terencana dengan baik. Rencana jangka pendek dengan pembinaan dan penertiban, kemudian jangka panjang dengan pemberdayaan masyarakat. Karena untuk mengubah perilaku pengemis tidak bisa instan, dan harus bertahap juga," imbuhnya.
 
Baca juga di Koran Haluan Riau edisi 26 Juli 2017
 
Reporter: Joni Hasben
Editor: Nandra F Piliang




Loading...

[Ikuti Riaumandiri.co Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar