Semifinal Piala Menpora

Diwarnai Drama Adu Pinalti, SSB Woner dan SSB UR Lolos ke Zona Riau

Dua tim yang berlaga di Piala Menpora U-14 Zona Pekanbaru (dok. RMC)
PEKANBARU (RIAUMANDIRI.co) - Dalam lanjutan Piala Menpora U-14 Zona Pekanbaru, tim SSB Woner 2012 dan SSB UR berhak meraih tiket ke zona Riau, setelah berhasil mengalahkan lawan-lawannya di babak Semifinal, Sabtu (5/8) di lapangan Rumbai.
 
Dua pertandingan Partai babak semifinal di warnai drama adu penalti. Pada pertandingan pertama SSB UR berhadapan dengan SSB PTPN V bermain imbang, setelah pertandingan 2x30 menit, tidak satupun tercipta gol alias skor kacamata 0-0. 
 
Kedua tim bermain imbang, dan saling serang. Beberapa peluang tercipta namun sayang tidak satupun bisa dimanfaatkan dengan baik oleh kedua tim.
 
Untuk menentukan pemenang, langsung dilakukan adu tos-tosan. Dalam drama adu penalti, dua algojo PTPN V gagal melesakkan bola ke gawang SSB UR, sedang dari UR hanya satu algojo yang gagal, dan diakhir drama tos-tosan SSB UR menang 4-3.
 
Sementara, pertandingan kedua babak semifinal, SSB Woner 2012 melawan SSB Chevron, juga bermain imbang 0-0. Dalam drama adu pinalti, SSB Chevron bernasib sama dengan PTPN V dua algojonya gagal menyelsaikan tugas, sedangkan SSB Woner hanya satu penendang gagal, dan berakhir dengan skor 4-3.
 
Pada pertadingan kedua tim juga berlangsung sengit dan berimbang, sejak kick of babak pertama dimulai, kedua tim saling mengancam. Namun tidak satupun gol tercipta. Di babak kedua, nasib sial menimpa SSB Chevron, pertandingan baru berjalan 5 menit, pemain belakang SSB Chevron harus menerima kartu merah, setelah menerima kartu kuning kedua.
 
Bermain dengan 10 pemain, anak-anak asuh Akir ini, terpaksa mengurangi daya serang dan lebih banyak bermain bertahan. Alhasil SSB Chevron mampu menahan serangan SSB Woner 2012, dengan 10 pemain, hingga wasit meniup peluit panjang tetap saja tidak terjadi satupun gol.
 
"Di babak kedua kami berusaha untuk mencuri gol dengan merubah strategi, tapi sayang satu pemain kami kena kartu merah dan menyebabkan permainan jadi berubah. Anak-anak harus bertahan dengan kekurangan satu pemain hanya sesekali menyerang. Yah akhirnya kami gagal di adu penalti," kata asisten pelatih Chevron Akir.
 
Sementara itu, pelantih Woner 2012 Nanta, bersyukur atas keberhasilan anak-anaknya meraih kemenangan di drama adu pinalti. Dengan hasil itu mereka menatap zona Riau fokus menghadapi pertandingan melawan tim dari daerah lain.
 
"Alhamdulillah, hari ini menjadi hari bagi SSB Woner lolos ke zona Riau. Kami bermain semaksimal mungkin untuk meraih kemenangan, sampai akhir pertandingan anak-anak bermain semangat. Dalam drama adu pinalti kami berhasil menang. Sekarang kami fokus ke zona Riau," kata Nanta.
 
Untuk pertandingan selanjutnya, dijadwalkan SSB Chvevron dan SSB PTPN V kembali akan bertanding untuk meraih satu tiket lagi menuju zona Riau. Panitia Zona Riau merencanakan akan menambah satu jatah dari zona Pekanbaru. Untuk partai final Zona Pekanbaru akan dilaksanakan pada Senin (7/8), sekaligus perebutan tempat ketiga.
 
Sementara itu, untuk pertandingan zona Riau akan mulai dilaksanakan pada tanggal 10 Agustus. Untuk U-14 diikuti sebanyak 12 SSB se Kabupaten/Kota. Sedangkan untuk U-16 partai final akan dilaksanakan petang ini, akan berhadapan SSB PCSS melawan SSB Respa.
 
Baca juga di Koran Haluan Riau edisi 07 Agustus 2017
 
Reporter: Nurmadi
Editor: Nandra F Piliang


Loading...

[Ikuti Riaumandiri.co Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar