Pekanbaru

Disaksikan Empat Menteri, Malam Nanti Firdaus Terima Penghargaan Pemimpin Inspiratif

Dr H Firdaus, ST, MT
RIAUMANDIRI.CO, PEKANBARU - Kesuksesan Program "Smart City Madani" di Kota Pekanbaru mengantarkan Dr H Firdaus, ST, MT sebagai tokoh yang mampu menginisiasi lewat visi pembangunannya dan menginspirasi dalam program yang ditawarkannya. 
 
Belum lama ini Firdaus menerima penghargaan sebagai 'Visioner Leader' dari Dirjen Otonomi Daerah bekerja sama dengan Sindo. Walikota Pekanbaru Firdaus yang saat ini sedang dalam masa cuti dikarenakan maju sebagai Calon Gubernur Riau 2019-2024, direncanakan akan kembali menerima penghargaan Sindo Weekly Government 2018 dalam kategori Tokoh Inspiratif.
 
Apresiasi ini diberikan oleh Sindo Weekly yang merupakan grup MNC yang bekerja sama dengan empat kementerian seperti Kementerian Dalam Negeri, Badan Perencana Pembangunan Nasional (Bappenas), Kementrian Komunikasi dan Informatika serta Kementerian Pariwisata. 
 
Terdapat 7 aspek dan kategori yang dinilai dalam struktur pemerintahan dan pengelolaan (tata kelola) pemerintahan di Indonesia.
 
Penghargaan Tokoh Inspiratif ini rencananya akan di terima langsung oleh Firdaus pada Kamis (5/4/2018) malam nanti di Grand Thamrin ballroom, Hotel Pullman, Jakarta.
 
Seperti halnya yang disampaikan Plt Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota Pekanbaru melalui Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Mawardi.
 
"Penghargaan ini akan diserahkan langsung oleh Mendagri Tjohyo Kumolo bersama Menkominfo Rudiantara dan Menpar Arif Yahya pada Kamis (5/4/2018) di Jakarta. Penetapan bapak Firdaus sebagai Tokoh Insipiratif ini ada kaitan dengan prediket pemimpin visoner yang beberapa waktu lalu diserahkan oleh lembaga yang sama," terang Mawardi
 
Penghargaan ini diberikan setelah panitia pelaksana melakukan uji selektif atau seleksi terhadap para calon tokoh inspiratif hingga akhirnya penilaian tokoh inspiratif jatuh pada Walikota Pekanbaru non-aktif saat ini DR H Firdaus, ST, MT. 
 
Penghargaan "tokoh inspiratif" merupakan apresiasi terhadap mengembangkan program Smart City Madani yang telah dirintis walikota Pekanbaru yang ternyata mendapat apresiasi dari Direktorat Jendral (Ditjen) Otonomi Daerah Kementrian Dalam Negeri dan Bappenas serta Konsultan Nasional.
 
Program tersebut juga menjadi inspirasi bagi kota-kota lain di Indonesia maupun di luar negeri seperti di Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam.
 
Tidak saja Firdaus secara pribadi yang menerima penghargaan, penganugerahan penghargaan ini juga diberikan terhadap kota yang dipimpinnya, Pekanbaru yang mendapatkan predikat Kota Tujuan Investasi terbaik. 
 
Informasi yang perdapat awak media bahwa penghargaan untuk Kota Pekanbaru sebagai kota Investasi terbaik itu akan diterima langsung oleh Pelaksana Tugas (Plt) Walikota Pekanbaru Ayat Cahyadi.
 
Pada kesempatan terpisah Ayat Cahyadi yang kini menyebutkan jika prestasi yang diraih Kota Pekanbaru sebagai kota investasi terbaik di Indonesia tahun 2018 itu adalah sebagai bentuk apresiasi sekaligus motivasi bagi pemerintah Kota Pekanbaru untuk lebih giat dan berimprovisasi lagi dalam memberikan pelayanan dan mendukung investasi.
 
Investasi, lanjut Ayat, akan menjadi salah satu tolok ukur program khususnya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi, serta menunjang pada terbukanya lapangan kerja sekaligus menjadi sarana bagi pemerintah daerah dalam meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pekanbaru.
 
''Jadi ketika semakin banyak yang berinvestasi lapangan kerja terbuka dan itu juga menunjang pada peningkatan pada penerimaan daerah, khususnya melalui pajak dan retribusi,'' ungkap Ayat.
 
Untuk mendukung hal tersebut, disebutkan 'Tandem' Firdaus selama dua periode memimpin Pekanbaru itu diperlukan upaya terus meningkatan kualitas pelayanan yang bisa dilakukan lewat program percepatan, kemudahan dalam pelayanan.
 
Ayat menyampaikan rasa syukurnya, karena Kota Pekanbaru berhasil mempertahankan posisi sebagai kota tujuan investasi selama lima tahun berturut-turut. 
 
''Tentu itu ada parameternya, ada penilaiannya. Mudah-mudahan ini akan memotivasi kita bisa memberikan pelayanan lebih baik lagi ke depannya. Khususnya untuk DPM PTSP. Kita berharap, bukan cuma kemudahan dalam pelayanan, juga bagaimana bisa lebih cepat lagi dalam pelayanannya,'' harap Ayat.
 
"Sesuai arahan Presiden dan peraturan Pesiden (perpres) terkait perbaikan dan percepatan pengurusan izin berusaha, izin yang biasanya sampai bertahun-tahun akan diselesaikan dalam hitungan jam. Dalam perpres tersebut mengamanatkan pembentukan sistem untuk percepatan berusaha," sebut Ayat.
 
Mantan anggota DPRD Kota Pekanbaru ini menambahkan, saat ini pemerintah tengah mengupayakan agar urusan perizinan bisa dilakukan lebih cepat. 
Nantinya, rakyat bisa mendapat dokumen perizinan tanpa harus menunggu berlama-lama. "Dulu kita bertahun-tahun, nyatanya sekarang tiga jam bisa dapat izin. (rls)
 
Editor: Rico Mardianto


Tags

[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]





Tulis Komentar