Pekanbaru

Dihadiri Menkes RI, Riau Dipercaya Jadi Tuan Rumah Kongres Nasional IAI ke-XX

Pertemuan pengurus IAI dengan Kadiskes Riau (Foto: RMC/Nurmadi)
RIAUMANDIRI.CO, PEKANBARU - Provinsi Riau mendapatkan kehormatan untuk menjadi tuan rumah kongres Nasional Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) ke-XX, yang akan dilaksanakan pada Kamis (19/4) mendatang di Labersa Grand Hotel and Convenstiions Center, Kampar. Dijadwalkan Menteri Kesehatan RI Nilla F Moeloek akan membuka kongres tersebut.
 
Selain Menkes, Mentri Perindustrian RI Airlangga Hartato juga akan hadir sebagai pembicara beserta praktisi farmasi. Kegiatan ini juga akan dibarengi dengan agenda tahunan yakni Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) berupa simposium, workshop, bazar dan kegiatan lainnya.
 
Ketua Umum PP IAI, Nurul Falah Eddy Pariang mengatakan, dipilihnya Riau sebagai ruan rumah Kongres Nasional IAI setelah melihat kondisi di Riau yang begitu nyaman, dan patut untuk dikunjungi. Apalagi Riau juga memiliki perguruan farmasi, sehingga akan membuat sekolah farmasi di Riau ini akan terus berkembang.
 
"Riau memiliki farmasi yang berkembang, dan di Riau bisa mendukung program studi sekolah tinggi farmasi. Kita dukung ini jangan sampai nanti lulusan farmasi tidak bisa melanjutkan ke apoteker memberikan semangat. Perkembangan lain banyak orang yang belum tau Riau seperti apa, termasuk pogram dari Diskes Riau juga praktek kefarmasian," ujar Nurul Falah.
 
Dijelaskannya, kongres IAI di Riau ini menjadi kongres dengan peserta terbanyak. Dalam pendaftaram hingga minggu ini sudah mencapai 1.800 anggota yang mendaftar. Sebelumnya kongres di daerah lain hanya 1.700 orang. 
 
"Jumlah ini akan bisa bertambah terus sebelum hari H. Capaian yang ingin dihasilkan pada penyelenggaraan kongres ini, sebagai pedoman umum organisasi sebagai acuan bagi pengurus periode berikutnya selama empat tahun ke depan," ungkapnya.
 
Ada pun untuk tema kongres ke XX dan PIT IAI 2018 adalah trusted pharmacist fot a better quality of life. Tema ini diambil mengingat semakin tingginya tuntutan bagi apoteker untuk memenuhi standar kompetensi dan moral yang lebih baik dalam memberikan pelayanan. 
 
"Kepercayaan pasien terhadap apoteker ini hanya dapat bertahan bila para apoteker menjaga kompetensi mereka sesuai harapan pasien. Apoteker harus berupaya mendekatkan pelayanan mereka kepada masyarakat," jelas Nurul.
 
Sementara Kepala dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir, menyatakan dukungannya atas penyelenggaraan kongres IAI dan  pertemua tahunan ilmiah para farmasi ini di Riau ini. 
 
"Ini kesempatan kita untuk menambah wawasan. Saya harap kesempatan ini jangan dilewatkan. Akan banyak pengalaman-pengalaman yang akan di dapat pada kegiatan IAI ini terutama pada seminarnya," ungkap Mimi.
 
Mimi juga menghimbau kepada para farmasi di Riau untuk memanfaatkan kesempatan ini untuk meningkatkan wawasan. Ditunjukanya Riau sebagai tuan rumah, kemungkinan hanya akan bisa dirasakan 34 tahun lagi, mengingat kongres IAI dan pertemua ilmiah ini dilaksanakan secara bergiliran disetiap provinsi. 
 
Untuk diketahui, pelaksanaan kongres IAI diadakan sekali dalam empat tahun, peling lambat dilaksanakan tiga bulan setelah masa jabatan pengurus berakhir. Mengacu hasil kongres nasional XIX IAI pada 21-23 Februari 2014 di Jakarta lalu, kongres kali ini sudah ditetapkan pada Kamis 19 April mendatang. Selanjutnya usai kongres dilanjutkan dengan penetapan pimpinan organisasi di tingkat pusat untuk masa bakti 2018-2022.
 
Reporter: Nurmadi
Editor: Nandra F Piliang


Tags

[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]





Tulis Komentar