Riau

JICA Siap Tingkatkan Kualitas Air PDAM Bengkalis

Bupati Bengkalis, Amril Mukminin didampingi kepala OPD foto bersama Tim JICA , Minggu (15/4/2018).
RIAUMANDIRI.CO, PEKANBARU - Peran aktif pemerintah membangun hubungan emosional dan kerja sama dengan lembaga penelitian terkemuka dunia menjadi obyek strategi menentukan arah gerak pertumbuhan pembangunan daerah dalam menciptakan kesejahteraan.
 
Seiring dengan itu, Bupati Bengkalis Amril Mukminin pun tak tinggal diam untuk mengejar kesejahteraan rakyat dengan melakukan usaha pengembangan dan pengelolaan air bersih yag sehat dan berkualitas di Kabupaten Bengkalis.
 
Partnership Program dari Japan International Cooperation Agency (JICA), sebuah Lembaga Jepang yang bergerak di bidang penelitian dan pengembangan serta pengelolaan air bersih, rela datang bertemu sekaligus berdiskusi dengan Bupati Bengkalis di Pekanbaru.
 
Manager Project JICA, Dr. Masao Ukita, dalam pertemuan tersebut melalui penterjemahnya Ms Taki Kitada mengatakan, ia sangat kagum dengan sosok Bupati Bengkalis yang bekerja disiplin dan pekerja keras serta mempunyai perhatian yang serius.
 
Walaupun di hari libur, imbuhnya, beliau masih menyempatkan diri untuk menyambut sekaligus berdiskusi tentang manajemen penegelolaan serta peningkatan kualitas air PDAM di Kabupaten Bengkalis.
 
Dia juga menyampaikan permohonan maaf, karena kesibukan kerja beliau tidak sempat untuk membuat makalah yang diekspos sebagai rekomendasi dan tindak lanjut bagi Pemerintah Kabupaten Bengkalis dalam Bahasa Indonesia.
 
Ada beberapa poin yang disampaikan Tim JICA dari Jepang sebagai rekomendasi dan tujuan kedatangannya Tim JICA dari Jepang di Pekanbaru bertemu dengan Bupati dan sejumlah OPD di Kabupaten Bengkalis dalam upaya meningkatkan kualitas pengelolaan air bersih di Kabupaten Bengkalis diantaranya, yakni mengenai  kerjasama gras root dalam pembinaan SDM serta teknik untuk memenuhi target.
 
Kemudian mencek kembali pemeliharaan kondisi fasilitas IPAL pada saat menentukan proyek air bersih, apakah kiranya memenuhi target sesuai dengan kebutuhan dan keperluan air baku bagi masyarakat.
 
Tidak hanya itu, sambungnya, kita juga harus membuat road map yang matang dan berupaya keras dalam penyediaan serta pengelolaan air bersih, mengingat air bersih merupakan kebutuhan primer yang sangat penting dan perlu dibahas lebih terperinci lagi.
 
Termasuk dalam pengolahan air bakunya paparnya, apakah obat yang dipakai untuk penjernihan air sudah seimbang atau sudah pas takarannya terlebih lagi melihat kondisi air baku yang ada di Kabupaten Bengkalis sangat padat berwarna kecoklatan sehingga nantinya akan sesuai dengan “Standar Baku Air”.
 
Turut hadir mendampingi Bupati Bengkalis pada silaturahmi tersebut, Sekretaris Daerah Bengkalis H Bustami HY, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Bengkalis H. Heri Indra Putra, Kepala Bappeda Kabupaten Bengkalis H. Jondi Indra Bustian, dan sejumlah kepala OPD lainnya.
 
Bupati Bengkalis, Amril Mukminin silaturahmi sekaligus mendengarkan ekspose partnership program dari Japan International Cooperation Agency (JICA), guna mendengar secara langsung tentang pemaparan pengelolaan air bersih di Kabupaten Bengkalis.
 
Acara yang ditaja Badan Perencanaan Pembangunan Kabupaten Bengkalis (Bappeda) Bengkalis, dilaksanakan di Rumah Makan Melayu Simpang Tiga Pekanbaru, Minggu (15/4/2018).
 
Turut hadir mendampingi Bupati Bengkalis pada silaturahmi tersebut, Sekretaris Daerah Bengkalis H Bustami HY, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah Bengkalis H Heri Indra Putra, Kepala Bappeda Kabupaten Bengkalis H Jondi Indra Bustian, Pelaksana Tugas Kepala Dinas (Plt Kadis) Pendidikan Kabupaten Bengkalis  Edi Sakura, Plt Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang, H Tajul Mudaris.
 
Kemudian Kepala Dinas Lingkungan Hidup H Arman AA, Kadis Perumahan dan Pemukiman Gendrayana, Kepala Badan (Kaban) Penelitian dan Pengembangan H. Emri Juli Harnis, Kaban Penanggulangan Bencana Daerah H. Ja’far Arif, Direktur Utama Perusahaan Daerah Air Minum Jufrizal, Kaban Pendapatan Daerah H Imam Hakim, Plt Kadis Penanaman Modal dan Pelayanan Satu Pintu H Indra Gunawan, Kaban Kesatuan Bangsa dan Politik H. Hermanto Baran.
 
Sementara itu tamu dari Negeri Sakura, Prof Masao Ukita sebagai Manager Project, Mr. Atshusi Nakamura sebagai Administrator Tekhnis Pekerjaan Air, Mr. Chikara Yamamoto dan Ms. Taki Kitada sebagai Koordinator dan Interpreter.
 
Kunjungan Tim Partnership Program PICA tersebut akan berlangsung selama 6 hari dari tanggal 15 April hingga 20 April 2018. Pada hari Sabtu tanggal 21 April 2018 mereka akan kembali ketanah kelahirannya di Kota Ube Jepang.
 
Kehadiran rombongan tamu dari JICA Jepang disambut langsung oleh Bupati Bengkalis sekaligus menjamu dengan makan siang. Pada kesempatan itu, Bupati memberikan apresiasi dan penghargaan setinggi tingginya kepada tim tamu dari Jepang tersebut yang telah sudi meluangkan waktu serta berbagi ilmu dalam pengelolaan air bersih bersama Pemerintah Kabupaten Bengkalis.
 
Terima kasih kepada tim JICA yang jauh datang ke Indonesia terutama di Riau untuk berbagi ilmu serta menyampaikan kajiannya dalam kerjasama pengembangan dan pengelolaan air bersih didaerah kami,” imbuh Kepala Daerah Bengkalis.
 
Selanjutnya mantan Anggota DPRD Bengkalis ini juga menyampaikan kepada seluruh OPD terkait dalam pengembangan dan pengelolaan air bersih ini agar seluruh saran serta masukan yang disampaikan dari hasil kajian mereka untuk didukung serta diterapkan.
 
“Jangan sia-siakan kedatangan mereka ambil serta implementasikan dilapangan hasil kajian tersebut, pertimbangkan sekala prioritas,”
pesan Amril.
 
Walaupun saat ini daerah kita mengalami devisit anggaran lanjutnya, kegiatan yang bersentuhan langsung demi kelangsungan hidup masyarakat
harus kita utamakan.
 
“Mana yang bisa kita lakukan, segera lakukan tapi jangan sampai melabrak regulasi yang ada, dan ini harus menjadi perhatian seriusbagi seluruh OPD di lingkungan Pemkab Bengkalis,” tutupnya.
 
 
Reporter: Usman
Editor: Rico Mardianto
 


Tags

[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]





Tulis Komentar