Pekanbaru

Himaprobio FKIP Unri Kembalikan Fungsi Hutan Melalui Pekan Penghijauan ke-30

Kegiatan penghijauan yang ditaja Himaprobio FKIP Unri tahun 2017 lalu.
RIAUMANDIRI.CO, PEKANBARU – Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Biologi (Himaprobio) Fakultas Keguruan Ilmu Pendidikan Universitas Riau (FKIP Unri) akan mengadakan Pekan Penghijauan ke-30 pada tanggal 27-29 April 2018 mendatang. 
 
"Pekan Penghijauan merupakan agenda tahunan yang dilaksanakan oleh Civitas Akademi Pendidikan Biologi FKIP Unri dan bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat di sekitar dalam bentuk reboisasi (penanaman kembali)," kata Fachrul Gunawan, ketua Pekan Penghijauan ke-30 kepada Riaumandiri.co, Kamis (19/4/2018).
 
 
Kegiatan yang bertujuan untuk mengembalikasi fungsi hutan ini, kata Fachrul yang juga Ketua Divisi Lingkungan Hidup Himaprobio, tidak hanya mahasiswa aktif saja yang ikut terlibat dalam acara ini, dosen-dosen serta alumni juga turut andil di dalamnya.
 
Dijelaskan Fachrul, tahun lalu, Desa Koto Tuo, Kecamatan XIII Koto Kampar, dijadikan lokasi penanaman bibit buah dan sukses dilaksanakan. Untuk tahun ini Desa Teluk Meranti, Kecamatan Teluk Meranti, dipilih sebagai lokasi penanaman Pekan Penghijauan XXX dengan tema “Pekan Penghijauan Sebagai Wujud Nyata Peduli Lingkungan untuk Terciptanya Keasrian dan Fungsi Alam”.
 
 
“Selain sebagai bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat di sekitar, Pekan Penghijauan juga membantu melaksanakan program pemerintah sebagai upaya mengembalikan tatanan ekosistem hutan dalam bentuk reboisasi, terutama di Riau. Karena kita ketahui keadaan Riau saat ini sangat memprihatikan,” ujar Fachrul.
 
Selain melakukan penanaman 1.000 bibit pohon, katanya, acara yang diselenggarakan selama tiga hari berturut-turut ini, juga menyajikan serangkaian acara lain, seperti sosialisasi kegiatan PKK, Workshop Pendidikan, PP Goes to School, serta pertandingan persahabatan dengan pemuda-pemuda desa sekitar. 
 
 
Sementara itu, Bupati Himaprobio Ahmad Syahwanda mengatakan, kegiatan Pekan Penghijauan telah diwariskan dan tetap diselenggarakan terhitung sejak tahun 1988. 
 
“Saya berharap, di luar kegiatan Pekan Penghijauan ini mahasiswa yang merupakan agen perubahan dapat menjaga keasrian lingkungan,” ujarnya.
 
Sedangkan Elpon, selaku mahasiswa aktif pendidikan Biologi FKIP UR, menambahkan, Riau adalah provinsi yang memiliki lahan hutan yang luas, namun minim akan gerakan reboisasi yang dilakukan masyarakat. “Semoga dengan Pekan Penghijauan ke-30 ini kita dapat menyelamatkan bumi dari pemanasan global,” ujarnya. (rls)


Tags

[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]





Tulis Komentar