Pilkada

Warga Kelayang Inhu Mantapkan Hati Pilih Paslon Nomor 4

Kampanye dialogis cagub Riau nomor 4, Andi Rachman dengan masyarakat Desa Bongkal Malang
RIAUMANDIRI.co, INHU - Warga Desa Bongkal Malang, Kecamatan Kelayang, Indragiri Hulu bersepakat hati memilih pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Riau nomor 4, Arsyadjuliandi Rachman - Suyatno. 
 
Alasan mereka, program-program yang dilaksanakan Gubernur Riau non aktif Andi Rachman selama ini nyata untuk kepentingan rakyat Riau, salah satunya program rumah layak huni (RLH) yang sudah dijalankan.
 
Hermansyah, tokoh masyarakat Desa Bongkal Malang mengatakan, pihaknya yakin dengan komitmen Andi Rachman membangun daerah tidak perlu diragukan lagi. 
 
"Rumah layak huni salah satu contohnya. Di Kelayang ini sudah banyak warga miskin yang dapat rumah layak huni. Dibangunkan sama Pemerintah Provinsi Riau di zaman pak Andi Rachman. Kami ingin, program ini terus berlanjut karena sangat membantu warga miskin," ujarnya saat kampanye dialogis cagub Riau nomor 4, Andi Rachman dengan masyarakat Desa Bongkal Malang, Senin (23/4/2018). 
 
Hadir bersama rombongan Andi Rachman di antaranya Ketua DPRD Inhu Miswanto. Ada juga tiga anggota Fraksi Golkar DPRD Inhu yakni Hj Wisma Happy, Syamsudin dan Suroko
 
Hermansyah pun mengingatkan warga lainnya calon baru hanya bisa berjanji. Belum tentu mereka akan menepati janjinya ketika nanti berhasil memimpin. 
 
Berbeda dengan pasangan nomor 4. Janjinya sudah nyata tinggal melanjutkan saja. Karena hingga lima tahun ke depan kepemimpinan keduanya, program rumah layak huni ini masih menjadi prioritas. 
 
Atas dukungan tersebut Andi Rachman mengucapkan ribuan terima kasih. Ia dan wakilnya H Suyatno komit menjalankan program rumah layak huni. 
 
"Di Inhu tahun lalu ada total 167 unit RLH yang dibangun provinsi. Sebanyak 49 unit di antaranya di Kecamatan Kelayang. Tahun depan hingga 2024 nanti terus kita bangun di seluruh Riau termasuk di Inhu," ujarnya. 
 
Andi Rachman menambahkan pihaknya menargetkan akan membangun 21 ribu rumah layak huni hingga 2024 mendatang. Program ini tidak hanya membantu warga miskin mendapat tempat tinggal yang layak. Tapi juga membantu membuka lapangan kerja warga setempat yang mengerjakan pembuatan rumah tersebut.***
 
Editor: Nandra F Piliang


Tags

[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]





Tulis Komentar