Pekanbaru

Mahasiswa Komunikasi UIN Suska Riau Taja Festival Melayu Riau

Pemandu acara berbincang-bincang dengan Ketua Panitia Ali Masrur (tengah) mengenai kegiatan Festival Melayu Riau.
RIAUMANDIRI.CO, PEKANBARU - Mahasiswa Ilmu Komunikasi Konsentrasi Public Relations UIN Suska Riau menggelar Festival Melayu Riau 2018 bertajuk "Takkan Melayu Hilang di Bumi" di Atrium Hangtuah, Mall SKA Pekanbaru. Kegiatan yang dimulai sejak 28 April ini berakhir pada Minggu (29/4//2018).
 
Adapun lomba yang dipertandingkan pada festival ini adalah solo song Melayu, doodle Melayu art contest, dan show costum Melayu contest.
 
Nurul Nasuhajah, panitia acara mengatakan, kegiatan ini diadakan karena mengingat saat ini pesatnya perkembangan digital dan arus informasi di media yang lebih banyak mengeksplor budaya barat. Hal ini dikhawatirkan menggerus budaya melayu di kalangan anak muda. 
 
Padahal, menurut Nurul, budaya Melayu tak kalah menarik, apalagi jika dikemas dengan baik dan lebih modern namun tetap menjaga esensi budaya Melayu itu sendiri. Untuk itulah, kata dia, anak-anak muda harus berani menampilkan budaya melayu dalam nuansa kegiatan sehari-hari.
 
"Budaya tradisional mulai tergeser khususnya Melayu di tengah maraknya budaya asing dan gelombang westernisasi," ungkap Nurul. 
 
Perlombaan itu diikuti oleh masyarakat umum di Pekanbaru dan sekitarnya dengan rentang usia 12 hingga 25 tahun. Jumlah peserta yang mengikuti perlombaan ini ada 32 orang. (rilis)
 
 
Editor: Rico Mardianto


Tags

[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]





Tulis Komentar