Hukrim

Diburu Tiga Pekan, Buronan Ternama Jepang Akhirnya Ditangkap

Tatsuma Hirao digiring polisi di Hiroshima, Jepang, 30 April 2018. (Foto: RMC/AFP)
RIAUMANDIRI.CO, HIROSHIMA - Seorang narapidana ternama di Jepang akhirnya ditangkap, Senin (30/4-2018), usai perburuan selama tiga pekan yang melibatkan 15 ribu petugas. 
 
Tatsuma Hirao, 27, adalah seorang narapidana "contoh" yang dijebloskan ke sebuah penjara terbuka di Jepang. Ia dipenjara atas berbagai kasus pencurian. 
 
Menurut keterangan juru bicara polisi kepada AFP, Hirao berhasil ditangkap di sebuah jalan dekat stasiun kereta api Hiroshima. Dia ditangkap sekitar 70 kilometer dari barat pulau Mukaishima.
 
Dalam perburuan Hirao, polisi mengerahkan helikopter, pesawat tanpa awak, anjing pelacak dan pendeteksi sinar inframerah. 
 
Media lokal Jepang melaporkan perburuan Hirao sejak awal April telah melibatkan sekitar 15 aparat keamanan. 
 
Kantor berita NHK melaporkan, Hirao mengaku dapat kabur dari penjara terisolasi itu dengan cara berenang menyeberangi lautan. Tayangan televisi memperlihatkan Hirao, mengenakan pakaian hitam, dibawa sejumlah polisi ke sebuah mobil. 
 
Hirao berhasil kabur pada 8 April dari sebuah penjara terbuka, dimana semua narapidana dapat berjalan dan bergerak bebas. 
 
Sejumlah kasus pencurian terjadi sejak Hirao melarikan diri. Ia mencuri beragam barang mulai dari kaus kaki, telepon genggam, dompet, sandal dan kunci mobil dengan menuliskan pesan di secarik kertas, "Saya pinjam mobil Anda. Saya janji tidak akan merusaknya."
 
Menteri Hukum Jepang Yoko Kawakami melayangkan permohonan maaf ke publik Jepang atas beragam masalah yang timbul selama perburuan.
 
"Saya meminta maaf yang sedalam-dalamnya kepada warga lokal dan masyarakat Jepang," ujar Kawakami. 
 
Total 20 narapidana telah melarikan diri dari penjara terbuka di Jepang sejak pertama kali dibuka pada 1961. 
 
Jepang adalah salah satu negara berkembang dengan tingkat kejahatan terendah di dunia.
 
Sumber : AFP


Tags

[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]





Tulis Komentar