Riau

Sekda Minta OPD Buat Pilot Project Pembangunan 2019

Sekda Kampar Yusri memimpin rapat pembangunan 2019 bersama OPD di Kantor Bappeda Kampar.
RIAUMANDIRI.CO, BANGKINANG - Sekretaris Daerah Kabupaten Kampar Yusri meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) membuat pilot Project untuk pembangunan tahun 2019. Terutama OPD yang bersentuhan langsung dengan masyarakat seperti Dinas Pertanian dan Dinas Perkebunan.
 
Hal ini ditegaskan Sekda Kampar saat rapat pembangunan 2019 bersama seluruh OPD yang ada di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kampar yang dilaksanakan di ruang rapat Kantor Bappeda Kampar, Jumat (4/5/2018).
 
Ditambahkan Yusri, membuat Pilot Project sesuai dengan kondisi daerah sangatlah penting karena kalau hanya membagikan bibit saja kepada masyarakat seperti yang telah terjadi sebelumnya tidak akan pernah berhasil. Untuk itu diperlukan Pilot Project yang dilakukan langsung oleh pemerintah melalui penyuluh yang ada di setiap kecamatan.
 
“Pada pilot project tersebut, masyarakat hanya menyiapkan lahan dan pemerintah akan langsung menanam dan memelihara sampai berhasil, baru setelah itu diserahkan kepada masyarakat, seperti menanam jeruk sampai berbuah, menanam karet sampai bisa dideres dan lainnya agar apa yang kita programkan bisa berjalan dan tidak sia-sia," ujar Yusri.
 
"Biarlah kita habiskan banyak uang, tapi program kita berhasil dan perputaran ekonomi masyarakat berjalan sebagaimana yang diharapkan yang bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” jelas Yusri.
 
Pada kesempatan tersebut, Yusri menekankan untuk membuat program pembangunan prioritas yang benar-benar dibutuhkan oleh masyarakat. Dan sekaligus menyusun regulasi, mekanisme dan payung hukumnya dibuat agar program yang dikerjakan tidak melanggar peraturan berlaku.
 
“Mekanisme, regulasi, yang akan dibuat nantinya jangan disederhanakan kalau memang sudah ada aturannya yang berlaku, karena cara pandang setiap orang berbeda-beda memandang setiap persoalan,"
 
"Jadi, selama yang kita lakukan sesuai aturan maka tidak akan terjadi persoalan di kemudian hari, tatanan administrasi harus benar-benar kita selesaikan dan susun dengan sebaik-baiknya, kebijakan ada di pimpinan dan administrasi ada di kita. Jangan nanti gara-gara kita pimpinan jadi terkena pelanggaran aturan,” lanjut Yusri
 
"Kita harus memenuhi kebutuhan masyarakat, bukan keinginan kita, jangan sampai orang memandang program yang kita buat seperti bagi-bagi uang saja, tapi benar-benar memberikan bantuan kepada masyarakat yang membutuhkan," pungkas Yusri.
 
 
Reporter: Ari Amrizal
Editor: Rico Mardianto
 


Tags

[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]





Tulis Komentar