Pekanbaru

Presiden Jokowi Soal Penolakan Warga Terhadap Pembangunan Waduk Lompatan Harimau di Rohul

Presiden Jokowi blusukan ke Mal Ciputra di Jalan Riau, Pekanbaru (Foto: RMC/Nurmadi)
RIAUMANDIRI.CO, PEKANBARU - Presiden Joko Widodo telah memerintahkan kepada Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahaan Rakyat (PUPR) untuk segera mengkomunikasikan dengan masyarakat Riau, terutama masyarakat Kecamatan Rokan IV Koto, Kabupaten Rokan Hulu yang akan dibangun Waduk Lompatan Harimau sebagai proyek strategis nasional (PSN).
 
"Itu teknis, tadi saya sudah telpon Kementerian PU agar dikomunukasikan yang baik. Bahwa ini akan bermanfaat bagi masyarakat banyak. Tapi jangan merugikan rakyat yang sudah menempati lokasi tanah yang ada yang akan dipakai untuk waduk itu. Saya kira tidak di sini saja daerah lain juga seperti itu," kata Presiden Jokowi, usai blusukan di pusat perbelanjaan terbesar Mal Ciputra Pekanbaru, Selasa (8/5) malam tadi.
 
Sementara itu, ketika disinggung adanya penolakan dari warga Rohul yang meminta agar proyek waduk tersebut dihentikan. Menurut Presdien hal-hal yang seperti itu sudah biasa terjadi dan harus dikomunikasikan dengan baik.
 
"Ada hal yang sama seperti itu, asal bisa diajak bicara, mencarikan solusi mencarikan jalan keluar. Saya kira semua persoalan pasti ada solusinya," kata Jokowi.
 
Presiden menjelaskan, proyek strategis nasional yang ada di Riau akan terus berjalan. Dan jika ada masalah nantinya akan diselesaikan dengan kementerian terkait.
 
"Yah, nanti biar berbicaralah Kementerian PU dengan masyarakat," ungkapnya.
 
Sedangkan untuk PSN lain yang ada di Riau, Presiden Jokowi memastikan akan terus dikerjakan sampai selesai pada masanya. Walaupun awalnya ditargetkan pada tahun 2018 ataupun tahun 2019 ditargetkan selesai. 
 
Ada sebanyak 11 PSN di Riau, di antaranya, pembangunan jalan tol Pekanbaru-Dumai, jalan tol Rengat-Jambi, jalan tol Rengat-Pekanbaru, tol Dumai-Sp Sigambal-Rantau Prapat (Sumut), tol Pekanbaru-Padang. 
 
Proyek Sistem Pengolahan Air Minum di Dumai Rokan Hilir Bengkalis (Durolis), Kawasan Industri Tanjung Buton Siak, dan Kuala Enok di Indragiri Hilir. Proyek Sains Teknopark di Pelalawan, proyek rel kereta Pekanbaru-Dumai, pengembangan Bandara SSK II.
 
"Kita ini yang namanya proyek strategis nasional, proyek yang besar-besar. Ada yang selesainya bisa 2018, selesainya bisa 2019, selesainya 2023, selesainya bisa 2024. Jadi bukan hanya selesainya pada tahun 2019," tegas Presiden.
 
Sebagaimana diberitakan sebelumnya, rencana pembangun waduk Lompatan Harimau di Rohul mendapat penolakan dari masyarakat. Bahkan Bupati Rohul juga telah mengirimkan surat agar PSN tersebut bisa dihentikan.
 
Reporter: Nurmadi
Editor: Nandra F Piliang


Tags

[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]





Tulis Komentar