Riau

Karhutla di Inhu, 50 Kali Dibom Air Api Tak Kunjung Padam

Water bombing di kawasan Karhutla Riau beberapa waktu lalu (dok. RMC)

RIAUMANDIRI.CO, RENGAT - Meski satu hari sebelumnya sudah mulai bisa dikendalikan oleh tim gabungan, kebakaran lahan dan hutan (Karlahut) yang terjadi di desa Penyaguhan, Kecamatan Batang Gansal, Kabupaten Indragiri Hulu - Riau, saat ini kian sulit dikendalikan.

Untuk membantu menjinakkan api, akhirnya Badan Nasional Penangggulangan Bencana Daerah (BPBD) Riau mengirimkan satu unit helikopter Water Bombing untuk melakukan penyiraman dari atas.

"Hari ini sudah lebih 50 kali penyiraman dilakukan, namun masih sulit untuk dipadamkan," tegas kepala Kantor PBD Inhu, R Agus Widodo, Kamis (26/7/2018).

Menurutnya, hingga sore kemarin memang sudah bisa diminimalisir penyebaran api. Namun saat malam tadi, di mana petugas tidak bisa bekerja, api kembalii menyebar karena memang sebagian besar api berada di kedalaman gambut tebal, sehingga sulit diprediksi intensitasnya.

Selain itu, pada lokasi di sekitar kebakaran sangat sulit mendapatkan air, karena yang ada hanya aliran-aliran sungai kecil yang jika disedot airnya dalam waktu sebentar akan keriing. Sementara kanal yang ada tidak bisa diandalkan karena kecil dan rata-rata sudah kering.

"Belum lagi jarak lokasi yang sangat jauh dari pemukiman masyarakat dan hanya bisa ditempuh dengan menggunakan sepeda motor, sehingga menambah kendala maksimalnya pemadaman oleh tim gabungan dari Polri, TNI, Manggala Agni, masyarakat dan Perusahaan serta KPBD sendiri, jelas Widodo.

Widodo berharap dengan adanya Helikopter ini, akan bisa memaksimalkan kerja petugas di lapangan dan api akan dapat segera dipadamkan sebelum menimbulkan efek lain seperti,  makin luas atau menimbulkan bencana asap.

Reporter: Eka BP



[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]





Tulis Komentar