Hukrim

Misteri Tewasnya Sopir Taksi Online yang Jasadnya Dibuang di Semak 

Alex sempat dilaporkan hilang di medsos.

RIAUMANDIRI.CO, BANDUNG - Mayat lelaki muda membuat geger warga Sumedang. Polisi menyebut pria bernama Suharto alias Alex sopir taksi online tersebut tewas dibunuh dan mayatnya dibuang di semak-semak di Sumedang, Jawa Barat.

Mayat Alex ditemukan pertama kali oleh warga yang melintas di lahan Perhutani, Jalan Buah Dua - Sanca, Kelurahan Blok Cinambo, Dusun Gendereh, Desa Gendereh Kecamaran Buah Dua, Kabupaten Sumedang, Selasa (31/7) pagi. 
Saat ditemukan, pria yang mengenakan kaus berwarna putih hitam bertuliskan 'Senior High School Bani Taowa Bekasi' itu sudah tak bernyawa.

"Piket Reskrim telah mendatangi lokasi temu mayat dengan jenis kelamin pria yang diduga akibat kekerasan," ucap Kapolres Sumedang AKBP Hartoyo.

Polisi lantas menduga Alex merupakan korban pembunuhan. Pasalnya, ditemukan beberapa luka pada bagian tubuh Alex.

"Luka lebam dan memar di bagian kepala belakang, bagian muka, memar di tenggorokan, luka memar di bagian dada, luka gores di bagian punggung," kata Hartoyo.

Alex sempat dilaporkan hilang di medsos/Foto: layar tangkap Facebook

Tim Inafis Polres Sumedang tak butuh waktu lama untuk mengetahui identitas pria tersebut. Serangkaian penyelidikan dilakukan hingga didapat identitas korban yakni bernama Suharto alias Alex beralamat di Kelurahan Cempaka Putih Barat, Jakarta Pusat. Polisi menyebut Alex merupakan sopir taksi online. 

"Iya (sopir taksi online). Hasil penelusuran identitas korban melalui media sosial Facebook diduga Alex yang menggunakan kendaraan Daihatsu Xenia No.Pol.: B-2256-TFY," kata Hartoyo.

Sebelum ditemukan tewas, Alex sempat diinformasikan hilang oleh kerabatnya. Informasi kehilangan Alex, bahkan viral di media sosial (medsos). Polisi membenarkan ada kemiripan antara pria yang diinformasikan hilang dengan sosok Alex.

"Informasi melalui Medsos facebook, ada berita kehilangan orang menggunakan kendaraan Daihatsu Xenia No.Pol.: B-2256-TFY, dengan identitas bernama Alex. Ditemukan kesamaan nama hasil pengecekan identitas korban melalui peralatan membis identifikasi, dengan identitas orang yang hilang pada medsos Facebook," ucap Hartoyo.

Dugaan polisi mengarah bahwa Alex merupakan korban pembunuhan. Namun lokasi pembunuhan diduga bukan dilakukan di Sumedang. Lahan Perhutani di Sumedang hanya dijadikan tempat pembuangan tubuh Alex.

"Untuk TKP penganiayaan dan atau tindakan kekerasan terhadap korban ada kemungkinan berada diwilayah lain luar Kecamatan Buah Dua atau di luar wilayah Kabupaten Sumedang. Mengingat wilayah di sekitar TKP merupakan daerah sepi dan jauh dari pemukiman, ada dugaan TKP hanya dijadikan tempat pembuangan korban," kata dia.

Polisi kini sudah bergerak untuk mengungkap misteri kematian Alex. Polres Sumedang bahkan membentuk tim untuk mempercepat penyelidikan terhadap kasus tersebut.

"Untuk TKP pembunuhan sedang kita selidiki. Tim sudah turun," ucap Hartoyo. 


[Ikuti Riaumandiri.co Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar