Riau

Tim Pemkab Kampar dan Koseka Jelajahi Jalur Alternatif Kuntu-Batu Dinding

Tim Pemkab Kampar dan Koseka Jelajahi Jalur Alternatif Kuntu-Batu Dinding

RIAUMANDIRI.CO, KAMPAR KIRI - Pemerintah Kabupaten Kampar bersama Koseka (Komunitas Sepeda Kampar) melakukan penjelajahan akses jalan menuju objek eko wisata Air Terjun Batu Dinding di Desa Tanjung Belit, Kecamatan Kampar Kiri, Minggu (5/8).

Bupati Kampar yang diwakili Asisten Bidang Perekonomian dan Pembangunan Sekretariat Daerah, Azwan yang juga anggota Koseka mengatakan, jalur sepanjang 30 KM menuju kawasan eko wisata air terjun Batu Dinding tersebut merupakan salah satu aset wisata Kabupaten Kampar.

"Selama ini, masyarakat hanya mengharapkan jalur sungai. Kalau nggak ada Jalur Interpretasi, mungkin nggak akan pernah dibangun jalan di sana, dengan adanya Jalur Interpretasi atau jalur alternatif nanti masyarakat memiliki pilihan jalur transportasi darat atau sungai," terang Azwan di sela-sela kegiatan.

Ia menambahkan, Jalur Interpretasi sepanjang 30 kilometer melintasi sembilan desa. Mulai dari Tanjung Belit sampai Pangkalan Serik. Jalur ini dibangun dengan beton (semenisasi) pada badan jalan yang sudah lebih dahulu ada.

"Biaya pembangunan digelontorkan melalui Dana Desa. Tiap desa menganggarkan Rp300 juta sampai Rp400 juta. Dari 30 kilometer itu, hanya sekitar tujuh kilometer yang belum ada badan jalannya. Nanti dibuatkan badan jalannya," ujar Azwan.

Selain itu, Azwan mengatakan eko wisata Air Terjun Batu Dinding dapat menjadi lokasi wisata yang ideal untuk menjaring wisatawan lokal maupun manca negara, namun harus disiapkan  infrastruktur yang memadai agar wisatawan dapat dengan mudah menjangkau lokasi wisata tersebut.

Dalam kegiatan tersebut Azwan beserta 28 anggota Koseka melakukan perjalanan sejauh 30 KM menggunakan sepeda roda dua dengan melintasi jalan alternatif pembangunan semenisasi eko wisata Air Terjun Batu Dinding tersebut.

Reporter: Ari Amrizal


Loading...

[Ikuti Riaumandiri.co Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar