Tips & Kesehatan

Dokter Spesialis Anak Ungkap Asal-Usul Vaksin MR

RIAUMANDIRI.CO, TEMBILAHAN - Dokter spesialis Anak, dr Nur Robbiyah yang turut dihadirkan dalam rapat terkait imunisasi Measles Rubella (MR) yang digelar Komisi IV DPRD Indragiri Hililr menyebutkan, imunisasi begitu penting dilakukan, mengingat pemberian vaksin akan berpengaruh positif terhadap sistem imun atau kekebalan tubuh anak.

"Dari awal rapat sudah saya kemukakan tentang pentingnya imunisasi ini dari sudut pandang medis. Kan kita tidak mau anak kita sakit, cacat bahkan meninggal dunia karena kasus virus yang gampang sekali menular," jelasnya.

Demi mencegah penularan virus itu, dikatakan dr Nur Robbiyah, diperlukan pemberian vaksin yang mampu memperkuat daya tahan tubuh anak sehingga ketika ada virus yang menyerang suatu daerah tidak menjadi sebuah wabah.

Terkait asal-usul vaksin MR, dr Nur Robbiyah mengungkapkan bahwa vaksin MR diambil dan dibiakkan di embrio ayam. Sebelum menciptakan antivirus atau vaksin MR, virus campak dan Rubella yang merupakan makhluk hidup dibiakkan di embrio ayam sebagai media.

"Sebagai makhluk hidup, virus campak dan rubella memerlukan sebuah wadah untuk tetap hidup dan dibiakkan sebelum dijadikan vaksin. Wadah atau media pembiakkan tersebut, ialah embrio ayam itu," paparnya.

Setelah dibiakkan, dikatakan Dr Nur Robbiyah, virus hidup yang sudah dilemahkan menggunakan media embrio ayam itu, baru dapat difungsikan sebagai vaksin yang mampu merangsang sistem imun dalam tubuh sehingga dapat bertahan terhadap serangan virus MR.

Berbicara soal kehalalan kandungan vaksin MR, Dr Nur Robbiyah mengatakan, pihak laboratorium bahkan Badan POM telah melakukan pengujian dan memperoleh kesimpulan bahwa tidak ada kandungan haram pada vaksin MR.

"Namun, berhubung otoritas yang boleh menyimpulkan halal dan haram itu adalah MUI, maka labor - labor tersebut tidak berani memberikan pernyataan publik tentanv kehalalan vaksin," tandasnya. 


Reporter: Herman
 




Loading...

[Ikuti Riaumandiri.co Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar