Riau

Pascabentrok, Tokoh Muda Rohul Desak Pemprov Serius Selesaikan Tapal Batas Riau-Sumut

Imran Tambusai, tokoh muda Rokan Hulu.

RIAUMANDIRI.CO, ROHUL - Tokoh muda Rokan Hulu, Imran Tambusai, mendesak Pemerintah Provinsi Riau untuk serius dan tegas menyelesaikan persoalan tapal batas antara Provinsi Riau dengan Provinsi Sumatera Utara, yang berada antara Kabupaten Rokan Hulu dengan Kabupaten Padang Lawas.

"Sebagai anak negeri Tambusai saya sangat prihatin atas kejadian ini. Kondisi ini terjadi karena tidak kunjung selesainya persoalan tapal batas antara Kabupaten Rokan Hulu, Riau dengan Kabupaten Padang Lawas, Sumut, di mana persoalan ini sudah cukup lama belum juga terselesaikan," kata Imran Tambusai menyikapi kasus bentrokan antara masyarakat Dusun Kali Kapuk, Desa Batang Kumu, Kecamatan Tambusai, Rokan Hulu, dengan security PT Mazuma Agro Indonesia (MAI), Selasa (14/8/2018).

"Saya yakin dan percaya Pemprov Riau melalui dinas dan badan serta lintas sektor yang ada, untuk memperjuangkan persoalan tapal batas tersebut ke pemerintah pusat dan turun bersama antara pemerintah daerah dua provinsi maupun dua kabupaten ini," kata Imran, Jumat (17/8/2018).

Bila persoalan perbatasan ini tak juga diselesaikan, katanya, ke depan akan ada lagi potensi bentrok berikutnya. 

"Kita tidak menginginkan hal ini terjadi lagi ke depan, cukuplah ini yang terakhir dan Pemprov Riau harus tegas dan serius menyelesaikan bersama Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu tentang perbatasan ini," tegas tokoh muda Rohul kelahiran Tambusai ini.

Menurut Imran, Pemprov Riau dan Pemkab Rohul bisa kembali meminta HGU atau perizinan yang dimiliki PT MAI. Sejauh mana izin pembukaan lahan dan kebun sawitnya, dan berapa luas yang masuk ke Rokan Hulu. Tentu hal ini harus didudukkan bersama dan diperjuangkan ke pusat, sehingga ke depan tidak ada lagi pertumpahan darah dan korban di perbatasan Rohul (Tambusai) dan Padang Lawas, Sumut ini.

"Bahkan kita juga selalu mendesak pemerintah daerah baik Rokan Hulu maupun Pemerintah Propinsi Riau untuk selalu sinergi menyelesaikan persoalan ini. Apalagi Pemerintahan Kabupaten Rokan Hulu sebelumnya sampai sekarang sudah dan terus berupaya menyelesaikan persoalan batas dua kabupaten dan provinsi ini," ujarnya.

Masyarakat Kali Kapuk sendiri, kata Imran, juga sudah berulang kali mengadukan hal ini kepada DPRD Rokan Hulu baik secara pribadi maupun secara resmi.

Selain itu, kata Imran, sebagai anak negeri tentu pihaknya mengajak semua elemen, baik masyarakat maupun pihak perusahaan, khususnya di Dusun Kali Kapuk untuk bisa menahan diri. 

"Saya menyarankan mari kita selesaikan persoalan ini dengan kepala dingin dan masyarakat harus merasa aman," imbau mantan aktivis mahasiswa ini.

Di sisi lain kita juga berharap pihak perusahaan harus juga menahan diri dan mengikuti regulasi yang ada di dua kabupaten tersebut baik wilayah Rokan Hulu maupun di Padang Lawas dan pendekatan budaya terhadap masyarakat yang ada di sekitar perusahaan.

Dengan demikian keberadaan investasi oleh PT MAI dirasakan manfaatnya oleh masyarakat di perbatasan ini.

"Jangan justru sebaliknya mendatangkan mudarat dan kesusahan bagi masyarakat. Sudah berulang kali bentrok masyarakat dan security PT MAI ini terjadi," ujar Imran.

Memang dengan letak geografis dan kondisi tanah Tambusai dan perbatasan Padang Lawas ini cukup subur yang terletak di kaki Bukit Barisan, dengan daerah berbukit-bukit yang relatif rendah dan banyak orang tergiur datang berinvestasi menanam sawit di daerah ini. 

Hal ini, tambah Imran, merupakan karunia Tuhan yang harus kita syukuri bersama. Oleh karena itu mari kita jaga keamanan dan ketenteraman baik kepada masyarakat Kali Kapuk maupun pihak PT MAI. 

"Jangan ada lagi bentrok berikutnya. Mari kita sebagai elemen anak bangsa saling mengisi dan menaungi sehingga kemerdekaan itu memang terasa ke seluruh masyarakat dan pelosok negeri," harapnya.

"Kepada masyarakat Kali Kapuk Desa Batang Kumu, Kecamatan Tambusai, Rokan Hulu saya mengajak dan mengimbau tetap tenang dan selalu berkonsultasi dengan pemerintah daerah sehingga semua persoalan bisa diselesaikan dengan baik sesuai aturan yang ada. Kita mengucapkan terima kasih kepada pihak kepolisian, bapak Kapolres Rokan Hulu beserta jajarannya di Polsek Tambusai dan Tambusai Utara yang secara sigap langsung turun ke lapangan dan memastikan kondisi sudah tenang dan aman untuk masyarakat Kali Kapuk," pungkas Imran.


Loading...

[Ikuti Riaumandiri.co Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar