Laporan Langsung Nurmadi dari Makkah

Jamaah Tetap Salat Maghrib di Tengah Terjangan Badai Pasir Melanda Padang Arafah

Kondisi jamaah asal Kampar dan Pekanbaru usai badai melanda Arafah. (Foto: RMC/Nurmadi)

RIAUMANDIRI.CO, ARAFAH - Badai pasir melanda Padang Arafah, Makkah, tepat pukul 17.30 WAS, Ahad (19/8/2018), di saat jamaah calon haji akan melaksanakan Salat Maghrib, di tenda yang telah tersedia di Arafah. 

Angin kencang menyebabkan tenda-tenda jamaah bergoyang, bahkan tali-tali pengikat pintu masuk di empat sisi tenda copot. Kondisi ini menyebabkan angin masuk dan membawa pasir-pasir dari luar masuk ke dalam tenda jamaah.

Di saat jadwal Salat Maghrib masuk, seperti dilaporkan langsung wartawan Riaumandiri.co Nurmadi dari Kota Makkah, badai sempat berhenti dalam beberapa menit, dan jemaah pun langsung melaksanakan Salat Maghrib. 

Namun di saat jamaah sedang salat badai pasir kembali melanda Arafah, tapi jamaah tetap melaksanakan salat tanpa ada yang keluar dari tenda. Walaupun tenda bergoyang, dan angin disertai hujan serta pasir masuk ke dalam tenda. 

Hingga jamaah selesai menunaikan Salat Maghrib, badai masih terus berlanjut. Diperkirakan badai melanda Arafah lebih kurang satu jam. Tas-tas jamaah yang diletakkan di tepi tenda pun banyak yang beterbangan dan berantakan.

Petugas haji dari seluruh kloter yang berada di tenda-tenda jamaah berusaha menenangkan jamaah, dengan memimpin doa, agar badai melanda Arafah segera berhenti.

“Ya Allah hanya kepadamu kami memohon, dan meminta. Hentikanlah badai ini ya Allah, ampunilah dosa-dosa kami ya Allah. Selamatkan lah seluruh jamaah yang sedang melaksanakan ibadah haji ini ya Allah,” ucap pembimbing haji jamaah asal Pekanbaru dan Kampar, yang kemudian diaminkan seluruh jamaah.

Banyak jamaah perempuan yang menangis, sambil memohon ampun dan berdoa badai segera berakhir. Setelah hampir dari satu jam badai baru berakhir.

“Allah mendengar doa kita, alhamdulillah badai berakhir,” ucap jamaah. 

Kain Penutup Kabah Terbuka 

Sementara itu, selain di Padang Arafah, di Kota Makkah, badai juga melanda. Bahkan kain penutup Kabah pun terbuka. Dan dari informasi beberapa jamaah yang berada di Kabah, jamaah yang sedang melaksanakan tawaf panik. 

Petugas Kabah yang sedang bertugas pun tidak bisa berbuat banyak untuk menahan kain Kabah yang terbuka tersebut. Hingga  badai berakhir barulah kain Kabah yang terbuka kembali bisa terpasang normal.

Untuk diketahui, pada hari ini 9 Zulhijah merupakan puncak haji. Dan jutaan jamaah dari seluruh penjuru dunia berada di Arafah untuk wukuf di Arafah. Berdoa dan berzikir. 


Reporter: Nurmadi


Loading...

[Ikuti Riaumandiri.co Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar