Hukrim

BNN Sita 9 Kg Sabu Asal Malaysia di Riau, 6 Tersangka Diamankan

Tersangka Syamsiah, bersama barang bukti yang disita BNN

RIAUMANDIRI.CO, PEKANBARU - Badan Narkotika Nasional (BNN) harus turun ke Riau untuk menggagalkan peredaran narkotika jenis sabu-sabu asal Malaysia. Alhasil, sebanyak 6 orang diamankan dengan barang bukti 9 kilogram sabu.

Adapun enam tersangka itu adalah, Arman, Harianto, Adi, Syamsiah, Hamidi, dan Kamarudin. Keenamnya diduga jaringan peredaran gelap narkotika yang dibawa dari  Malaysia melalui jalur laut dan diselundupkan ke Aceh.

Saat dikonfirmasi, Kepala Bidang (Kabid) Pemberantasan BNN Provinsi Riau, AKBP Haldun, membenarkan hal tersebut. Dikatakan Haldun, pihaknya turut dilibatkan dalam pengungkapan itu.

"Saya hanya membenarkan. Masalah itu (penangkapan) BNN Pusat," ujar Haldun kepada Riaumandiri.co, Selasa (19/3).

Dinyatakannya, enam orang pelaku diamankan di tempat terpisah. Dari tangan pelaku disita 9 bungkus berisikan sabu-sabu. "Satu bungkus seberat 1 kilogram. Semua 9 kilogram," sebut dia.

Saat ini, keenam pelaku masih diperiksa intensif. Pelaku merupakan jaringan Malaysia, Dumai dan Rupat. "Masih pengembangan. Pelaku masih di sini," imbuh Haldun.

Dari informasi yang dihimpun, pengungkapan bermula kala Syamsiah berangkat bersama Arman selaku pengendali dan Adi serta Harianto selaku kurir dari Medan ke Dumai, Sabtu (16/3) sekitar pukul 17.20 WIB. Mereka datang ke Riau menggunakan mobil warna merah dengan nomor polisi BK 1385 ZZ.

Sesampainya di Dumai, Anak Buah Kapal (ABK), Hamidi dan Kamarudin yang membawa sabu-sabu itu melalui jalur laut, menyerahkannya kepada Arman. Selanjutnya, barang itu dibawa Syamsiah ke Pekanbaru menggunakan travel.

Di perjalanan, di Jalan Lintas Sumatera, Teluk Binjai, Kecamatan Dumai Timur, petugas BNN menghentikan travel yang ditumpangi Syamsiah. Ketika dilakukan penggeledahan, ditemukan 5 bungkus paket sabu-sabu. 

Lalu, BNN juga melakukan penggeledahan di mobil yang ditumpangi Arman dan kawan-kawan, ditemukan 4 bungkus sabu.  Para pelaku dibawa ke kantor BNNP Riau.

Dari hasil pemeriksaan awal, diketahui kalau sabu-sabu akan dibawa ke Jakarta. Untuk mengelabui petugas, jaringan ini sengaja menggunakan ibu rumah tangga, Syamsiah, sebagai kurir. 

"Rutenya dari Malaysia ke Dumai kemudian dibawa ke Medan diteruskan ke Aceh. Berakhir di Jakarta," pungkas Haldun.

Reporter: Dodi Ferdian


Loading...

[Ikuti Riaumandiri.co Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar