Riau

Diduga Bodi Kapal Sudah Bocor, Speed Boat Karam Ternyata Bantuan untuk Desa Serapung

RIAUMANDIRI.CO, PANGKLAN KERINCI - Foto satu unit speed boat tenggelam yang sengaja dibiarkan berasal dari bantuan Pemerintah Daerah tahun anggaran 2018 yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus. Setelah ditelusuri ternyata speed boat itu milik Desa Serapung, Kecamatan Kualakampar, Kabupaten Pelalawan. 

Serapung merupakan satu dari empat desa yang menerima bantuan speed boat penumpang dari pemerintah daerah.

Hal ini diketahui selain di bagian depan speed tertulis Pelalawan Emas 2 juga dari informasi yang diperoleh warga desa setempat.

Setelah digali lebih dalam lagi apa penyebab speed tersebut sampai terendam dan terkesan dibiarkan, ternyata informasi yang diperoleh dari pihak kecamatan bahwa bisa terjadi demikian. Sebab, selain kondisi bodi speed yang terbuat dari fiber sudah mulai bocor ditambah hantaman gelombang kuat air pasang laut di perairan tersebut.

"Informasi yang saya terima kalau speed tersebut saat ini bodi sudah bocor-bocor ditambah dengan hantaman gelombang air pasang yang terjadi beberapa waktu lalu yang menyebab kan speed tersebut terendam air laut, itu info yang saya dapat. Tapi kalau mau lebih jelasnya coba konfirmasi ke Kades nya langsung lah," kata Camat Kualakampar T Edi kepada awak media, Kamis (20/6/2019) melalui ponselnya.

T Edi menerangkan kalau speed boat sejenis yang dianggarkan lewat DAK tahun 2018 tersebut ternyata bukan Desa Serapung saja yang menerima melainkan ada tiga desa lainnya yang berada di wilayah kecamatan Kualakampar. 

"Namun 3 speed lainnya tersebut untungnya masih terawat yang pengelolaanya oleh masing masing BUMDes setempat," jelasnya.

Sementara itu Kepala Desa Serapung Kecamatan Kualakampar Syaifullah saat coba dihubungi ponselnya guna mempertanyakan kejelasan penyebab tenggelamnya speed bantuan tersebut ternyata yang bersangkutan menonaktifkan ponselnya dan tidak bisa dihubungi. 

Reporter: Supendi




Loading...

[Ikuti Riaumandiri.co Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar