Peristiwa

Mayat Lelaki Misterius yang Terapung di Sungai Siak Berhasil Diidentifikasi

RIAUMANDIRI.CO, PEKANBARU - Polisi berhasil mengidentifikasi mayat lelaki misterius yang ditemukan terapung pada Selasa (25/6//2019) pagi di Sungai Siak, Kota Pekanbaru, Riau.

Kasubbid Yanmed Dokkes RS Bhayangkara Polda Riau, Kompol Supriyanto di Pekanbaru, Rabu (26/6/2019), menjelaskan, korban teridentifikasi sebagai Agustiar, berusia 59 tahun. Korban juga diketahui berdomisili di Jalan Yos Sudarso, Kecamatan Rumbai Pesisir.

"Hasilnya setelah kita cocokkan, kita meyakini bahwa jenazah tersebut bernama Agustiar umurnya 59. Warga Jalan Yos Soedarso Rumbai," katanya.

Ia menjelaskan mayat korban tiba di rumah sakit Bhayangkara Polda Riau dalam kondisi sudah membusuk. Selanjutnya polisi pun berupaya mencari tahu identitas korban dengan cara mengumpulkan data antemortem dari orang yang diperkirakan adalah keluarganya, lalu dicocokkan dengan data post mortem.

Dari hasil pemeriksaan, katanya, kecocokan ditemukan adanya data medis luka di bagian kaki, dan juga data properti korban saat ditemukan.

Dia menyatakan, tidak ada luka lain pada tubuh korban, yang terindikasi sebagai bekas kekerasan.

"Hanya ditemukan luka setelah korban meninggal dunia, diperkirakan karena digigit binatang seperti biawak," ucapnya.

Supriyanto menambahkan, korban diperkirakan sudah meninggal dunia sekitar satu sampai tujuh hari.

"Kalau untuk sebab mati, tidak bisa kita ketahui karena jenazah korban tidak diautopsi," paparnya.

Jenazah korban sendiri kini sudah diserahkan kepada pihak keluarga untuk selanjutnya dikebumikan.

Sebelumnya mayat laki-laki tanpa identitas ditemukan warga terapung di Sungai Siak, tepatnya di sekitar dermaga PT Rajawali Garuda Mas, Kota Pekanbaru.

Paur Humas Polresta Pekanbaru, Ipda Budhianda di Pekanbaru mengatakan mayat pria dengan ciri-ciri mengenakan celana pendek hitam serta tinggi sekitar 165 cm itu ditemukan Selasa pagi sekitar pukul 10.00 WIB.




Loading...

[Ikuti Riaumandiri.co Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar