Riau

IMM Riau Gelar Diskusi Tentang Karhutla

RIAUMANDIRI.CO, PEKANBARU - Kabut asap yang diakibatkan karhutla kembali terjadi di Provinsi Riau. Beberapa minggu belakangan kualitas udara masih dalam kategori tidak sehat. 

Pada Kamis (22/8) kemarin, BMKG Pekanbaru merilis menunjukan adanya peningkatan titik panas (hotspot) Karhutla. Pada level confidence 70 persen pukul 07.00 WIB sebaran titik panas mencapai 68 lokasi. 


Menyikapi persoalan ini, Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Riau akan mengupas tuntas masalah ini lewat diskusi publik di Kabupaten Kampar. Kampar dipilih karena Kampar minim terdapat titik panas. 

"Selain itu agar masyarakat Kampar lebih teredukasi dalam hal lingkungan," kata Ketua Panitia Muhamamd Firdaus didamping Sekretaris Panitia Dzil Khoir dalam rilisnya, Jumat (23/8/2019).

Diskusi ini mengambil tema “Sinergitas Mewujudkan Zero Kebakaran Hutan dan Lahan”. Adapun beberapa narasumber yang akan mengisi Diskusi Publik ini, di antaranya Komandan Kodim 0313/KPR Letkol INF. Aidil S. IP, Kapolres Kampar AKBP. Andri Ananta Yudhistira S. Ik, MH, Kadis Lingkungan Hidup Kampar Ir. Aliman Makmur M. Si, PhD, Pakar Lingkungan Dr. Elviriadi, dan Ketua Pemuda Muhammadiyah Kampar Syamsir S. Pd, M. Si.

Syamsir selaku Ketua Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Kampar menyampaikan, “Bencana kabut asap itu jauh lebih berbahaya dibanding bencana banjir dan lainnya. Sebagai Kabupaten tertua di Riau harus lebih siap mengantisipasi bahaya kabut asap ini,” tuturnya. 

Diskusi ini diadakan dengan tujuan agar semua elemen mulai dari aparat kepolisian, TNI, Pemda, OKP, khususnya IMM dan Angkatan Muhammadiyah serta peran masyarakat lebih jeli untuk memberantas kebakaran hutan dan lahan. 

Acara diskusi publik ini rencananya akan diadakan dua bulan sekali dengan mengambil tema yang berubah-ubah, mulai dari permasalahan daerah, provinsi, hingga nasional. 


[Ikuti Riaumandiri.co Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar