Riau

Silahturahmi Bersama Petugas Kebersihan, Wabup: Selatpanjang Darurat Sampah

RIAUMANDIRI.CO, Selatpanjang- Wakil Bupati Kepulauan Meranti H Said Hasyim dan jajaran Kecamatan Tebing Tinggi melakukan silahturahmi dengan para petugas kebersihan Sekota Selatpanjang. Kegiatan ini juga untuk meningkatkan sinergitas pengelolaan sampah kota antara petugas kebersihan dan pemerintah daerah, dalam mewujudkan Kota Selatpanjang yang bersih, indah, nyaman dan sehat.

Turut hadir di halaman Kantor Camat Tebing Tinggi, Rabu (11/9/2019), Kepala Dinas Lingkungan Hidup Meranti Drs Said Asmaruddin, Kabag Humas dan Protokol Meranti Hery Saputra SH, Camat Tebing Tinggi Abdul Hamid, Sekretaris Dinas LH Meranti Afifudin dan sejumlah pejabat kecamatan serta kelurahan/desa.

Dalam pertemuan itu dikatakan Wabup, masalah pengelolaan sampah bukan perkara yang mudah karena bicara 20 ton sampah perhari. Agar berjalan dengan baik perlu komitmen dari semua pihak mulai dari pemerintah daerah, petugas kebersihan serta masyarakat.

Tanpa sinergitas dan komitmen dari semua pihak terkait, menurut Wabup masalah ini akan sulit diatasi.

"Masalah sampah adalah kewajiban masing-masing orang bukan hanya petugas kebersihan. Jika lingkungan kita kotor dan penyakit datang maka yang terdampak penyakit adalah kita semua," jelas Wabup.

Saat ini diakui Wabup, Kota Selatpanjang berada dalam kondisi darurat sampah, di mana sampah terlihat bertumpuk di berbagai titik akibat tidak adanya tempat penampungan sampah permanen, keterbatasan bak sampah, keterbatasan armada pengangkut sampah serta kurangnya sarana dan prasarana lainnya.

Kondisi ini semakin diperburuk dengan prilaku buruk masyarakat yang suka membuang sampah disembarang tempat seperti pinggir jalan, lahan kosong, parit-parit hingga ke laut.

Untuk mengatasi prilaku buruk masyarakat yang suka membuang sampah sembarangan menurut Wabup, Pemda Meranti perlu memberlakukan sanksi tegas berupa denda dan lainnya seusai dengan Perda yang selama ini belum berjalan.

"Melihat kondisi saat ini bagi warga yang membuang sampah sembarangan perlu dikenakan sanksi tegas, agar tumbuh kesadaran masyarakat untuk membuang sampah pada tempatnya," ucapnya.

Dikatakan, jika Kota Selatpanjang bersih, indah dan nyaman maka yang akan mendapat manfaat adalah masyarakat. Selatpanjang akan ramai didatangi wisatawan karena kota ini memiliki daya tarik tersendiri yang memunculkan kerinduan orang untuk berkunjung seperti kopi, kuliner, suasana laut dan sebagainya.

Wabup berharap Kota Selatpanjang dapat terbebas dari sampah yang berserakan, apalagi dalam waktu dekat akan digelar event besar yakni HUT Kabupaten Kepulauan Meranti dan MTQ Tingkat Provinsi Riau.

"Kita ingin memberikan rasa nyaman kepada para tamu, rasa nyaman bukan hanya didapat dari jalan yang besar gedung yang megah yang terpenting adalah lingkungan yang indah, bersih dan keramahan masyarakatnya," jelas Wabup.

Sekadar informasi, dalam pertemuan antara Wakil Bupati H Said Hasyim bersama para petugas kebersihan yang berlangsung santai tersebut juga digelar dialog untuk mendengarkan berbagai aspirasi dan keluhan dari para petugas kebersihan saat menjalankan tugas di lapangan. Beberapa usulan disampaikan oleh petugas kebersihan, seperti keterbatasan peralatan pengangkat sampah dari parit, sanksi yang diberikan kepada masyarakat yang membuang sampah ke dalam parit, minimnya tong di tempat-tempat strategis, hingga jaminan pelayanan kesehatan bagi petugas kebersihan dan lainnya.

Berbagai masukan dan keluhan dari para petugas kebersihan itu ditampung oleh dinas terkait untuk dicarikan solusinya agar para pasukan kuning dapat bertugas dengan baik dan tenang.**

 

Reporter: Tengku Harzuin


[Ikuti Riaumandiri.co Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar