Hukrim

Mahasiswa Bobol Bank BUMN Rp16 Miliar Lewat Aplikasi Kudo

RIAUMANDIRI.CO, Jakarta - Direktorat Siber Bareskrim Polri mengungkap aksi pembobolan salah satu bank BUMN di Palembang lewat aplikasi Kudo. Jumlah kerugian Bank BUMN tersebut diperkirakan mencapai Rp16 Miliar.

Kanit I Ditsiber Bareskrim Kompol, Ronald Sipayung, mengatakan aksi pembobolan bank ini ini dilakukan oleh beberapa komplotan, yang sudah ditangkap baru dua orang. Sayang ia tidak bersedia menyebut nama Bank BUMN tersebut.

“Kami mendapatkan laporan dari Bank BUMN tersebut. Total kerugiannya kurang lebih Rp16 miliar, yang kemarin ditangkap membobol Bank BUMN itu dengan total kerugian Rp1,3 miliar,” ujarnya kepada CNBC Indonesia, Rabu (11/9/2019).

Kemarin (10/9/2019), Bareskrim menangkap dua tersangka pelaku pembobolan bank lewat akun Kudo. Kedua pelaku berinisial YA (24) dan RF (23) berstatus mahasiswa. Keduanya ditangkap beberapa hari lalu di Palembang, Sumatera Selatan.

“Dari hasil kejahatan tersebut, pelaku membeli beberapa properti, antara lain sebuah mobil, kemudian laptop, jam tangan, dan alat komunikasi,” ujar Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo, seperti dikutip dari detikcom.

Selain menangkap tersangka, polisi menyita barang bukti berupa sebuah mobil, handphone, dan perhiasan yang dibeli menggunakan hasil pembobolan bank. Para tersangka dijerat Undang-Undang ITE dan Pasal 378 KUHP tentang penipuan dengan pidana penjara paling lama 6 tahun serta denda maksimal Rp1 miliar.

Kompol Ronald Sipayung mengungkapkan masih terus melakukan analisa data dari bank dan melakukan pengejaran pada beberapa sindikat pembobol bank tersebut.**


Loading...

[Ikuti Riaumandiri.co Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar