Riau

Ahmad Yuzar: Toleransi Agama di Kabupaten Kampar Telah Ada Sejak Dahulu

ASISTEN Bidang Pemerintahan dan Kesra Ahmad Yuzar memberi arahan diacara Peningkatan toleransi dan kerukunan dalam hidup beragama

RIAUMANDIRI.CO, BANGKINANG - Bupati Kampar Catur Sugeng Susanto yang diwakili Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Ahmad Yuzar membuka kegiatan peningkatan toleransi dan kerukunan dalam hidup beragama, Kamis (19/9/2019).

Dalam kesempatan tersebut Ahmad Yuzar dalam pembacaan sambutan bupati menyampaikan bahwa toleransi beragama di kabupaten Kampar telah ada sejak zaman dahulu. Ada 5 agama yang ada di kabupaten tersebut, kesemua agama tersebut sangat rukun dan damai.

Hal itu disampaikan Ahmad Yuzar di hadapan peserta pelatihan yang berasal dari 21 Kecamatan yang ada di Kabupaten Kampar. Peserta terdiri dari berbagai unsur agama, tokoh agama, tokoh masyarakat serta elemen masyarakat lainnya. 

Selain itu Ahmad Yuzar menyampaikan, dalam menjalankan kehidupan sehari-hari sebagai warga negara yang baik dan menjunjung tinggi norma-norma pancasila dan agama, ajaran ketuhanan yang mendasar adalah bersikap toleransi tehadap sesama umat beragama. 

"Jangan ada perbedaan antara kita sesama manusia, baik itu suku, ras maupun agama. Berbicara tentang toleransi ajaran itu telah terwujud dalam agama manapun. Mari kita jadikan Negara Indonesia sebagai contoh untuk negara-negara lain dalam hal toleransi dalam beragama. Untuk mendorong nilai toleransi dan nilai nilai pancasila pemerintah akan terus berusaha intensif dan siap berdiskusi kepada pihak pihak yang terkait," tambah Ahmad Yuzar dalam acara yang dipusatkan di Aula Taman Rekreasi Stanum Bangkinang Kota.

Kegiatan Peningkatan Toleransi dan Kerukunan Dalam Hidup Beragama, dilaksanakan selama dua hari, dimulai pada tanggal 19 hingga 20 September 2019. Peserta juga diinapkan di Taman Rekreasi Stanum Bangkinang. 

Acara tersebut juga dihadiri Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Kampar Ardi Mardiansyah, Nara sumber dari direktorat jendral politik dan pemerintahan umum kementerian luar negeri Dodi Malhendra, Kesbangpol Provinsi Riau dan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB).

Sementara itu Kepala Kesatuan Bangsa dan Politik( Kesbangpol ) Kampar Ardi Mardiansyah mengimbau kepada seluruh masyarakat agar selalu menerapkan toleransi di manapun berada dan kepada siapapun, karena kerukunan antar umat beragama dapat terwujud dan senantiasa terpelihara apabila masing-masing umat beragama dapat mematuhi aturan aturan yang diajarkan oleh agamanya masing masing serta mematuhi peraturan perundang undangan yang berlaku.

"Jangan sampai ada perpecahan antara  Bangsa Indonesia, Karena kita semua adalah saudara, Keragaman itu sudah fitrah bagi kita tidak bisa di pertengangkan, Bukan alat perpecahan demi kemajuan bersama mari kita saling menghargai satu sama lain," ingat Ardi.

 

Reporter: Ari Amrizal


Tags Kampar

[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]





Tulis Komentar