Pendidikan

10 Jurnal di Unilak Terakreditasi Kemenristek Dikti

Wakil Rektor I Unilak Junadi foto bersama usai menyerahkan sertifikat jurnal kepada pengelola jurnal yang ada di Unilak, Jumat (20/9/2019). 

RIAUMANDIRI.CO, PEKANBARU - Universitas Lancang Kuning saat ini telah memiliki 18 jurnal yang dikelola, baik di tingkat fakultas, maupun universitas. 10 di antara jurnal ini telah terakreditasi oleh Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemenristek Dikti) dan mendapatkan peringkat 3, 4 dan 5, serta beberapa dalam proses akreditasi. 

Demikian disampaikan Wakil Rektor I Unilak Dr Junadi saat menyerahkan sertifikat jurnal kepada pengelola jurnal yang ada di Unilak, Jumat (20/9/2019). 

Hadir dalam acara ini, Dekan Fakultas Ilmu Komputer (Fasilkom) Fajrizal, SP, M.Kom, Wakil Dekan I Fakultas Pertanian (Faperta) Drs Dedy Zargustin, dan pengelola jurnal. Sertifikat jurnal yang diserahkan ini ditandangani oleh Direktur Jenderal Penguatan Riset dan Pengembangan, Dr  Muhammad Dimyati.

Lebih lanjut Junaidi menjelaskan, 8 jurnal yang telah terakreditasi itu yaitu jurnal digital zone Fasilkom mendapatkan terakreditasi peringkat 3, jurnal niara terakreditasi peringkat 5, jurnal pendidikan terakreditasi peringkat 5, jurnal agribisnis terakreditasi peringkat 5,  jurnal ilmiah pertanian terakreditasi peringkat 4,  jurnal ELT Lecture terakreditasi peringkat 4, jurnal ilmu ekonomi dan bisnis terakreditasi peringkat 3, dan jurnal pendidikan biologi terakreditasi peringkat 4.

"Kita bersyukur jurnal di lingkungan Unilak telah banyak kemajuan, bahkan ada yang peringkat 3. Ini sangat baik, dan saya mengapresiasi para pengelola jurnal yang telah berupaya meningkatkan mutu jurnal dan hasilnya sangat terlihat," ujarnya.

Menurut Junaidi, hal ini merupakan prestasi bagi fakultas dan pengelolaan jurnalnya yang telah terakreditasi oleh Dikti. 

"10 jurnal telah terakreditasi, ini sudah baik. Artinya dalam sisitem Dikti telah terakreditasi ini penting. Dengan adanya sertifikat ini, mudah-mudahan kawan-kawan di fakultas semakin termotivasi untuk mengelola jurnal dan ke depannya terjadi peningkatan peringkat. Ini yang kita harapkan, peran pengelolaan jurnal dan dekan sangat penting untuk maju," harapnya.

Sementara di tingkat universitas, kata Junaidi, pengelola jurnal dapat terus berkoordinasi. 

"Kita akan gelar pelatihan-pelatihan. Berikutnya jurnal dapat saling tukar menukar artikel dengan universitas lain. Saya yakin pengelolaan jurnal di Unilak telah memiliki jaringan untuk dapat saling tukar menukar artikel," Junaidi.

Sementara, pengelola jurnal tingkat universitas Lisnawati, MKom menyampaikan, Kementerian Ristek Dikti akan memberikan bantuan bagi jurnal-jurnal yang telah terakreditasi dan bagi peringkat satu mendapatkan Rp50 juta, dan peringkat dua Rp15 juta.

Dekan Fasilkom Unilak Fajrizal, usai menerima sertifikat mengatakan, alhamdulillah jurnal sudah terakreditasi dan peringkat tiga, salah satu yang terbaik di Unilak.

"Kita akan memotivasi dosen-dosen untuk menulis, penelitian dimasukkan ke jurnal dan akan dikirimkan ke universitas lain. Sedikit banyak akan mampu meningkatkan peringkat, dan berharap terakreditasi internasional," kata Fajrizal.

Hal senada juga disampaikan Wakil Dekan I Faperta Dr Ir Dedy Zargustin. "Tentu kita mengucapkan syukur. Ini berkat kerja keras kawan-kawan dan juga didukung oleh dekan. Semoga ke depannya bisa  peringkat satu," ujarnya.

Salah satu pengelola jurnal Niara Trio Saputra, menambahkan, peringkat terakreditasi jurnal meningkat, dari lima ke empat. 

"Tahun depan kita akan menargetkan peringkat dua. Perubahannya adalah menggunakan bahasa Inggris juga dalam publikasi jurnal, sehingga dapat terakreditasi peringkat 2 dan dapat terindeks Scopus," kata Niara optimis.



[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]





Tulis Komentar