Hukrim

Bawa Molotov, 17 Pembakar Pos Polisi di Slipi dari Luar Jakarta

(foto: merdeka.com)

RIAUMANDIRI.CO, JAKARTA - Unjuk rasa di Kompleks Gedung Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Selasa kemarin (24/9) diduga disusupi kelompok perusuh. 17 orang ditangkap Satuan Reskrim Polres Metro Jakarta Barat karena merusak fasilitas umum.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Hengki Haryadi menjelaskan, sekelompok orang mencoba memanfaatkan situasi aksi unjuk rasa dengan merusak Pos Lalu lintas yang berada di bawah kolong tol Slipi Jakarta Barat. Hengky menyebut para pelaku rata-rata masih di bawah umur.

"Kami tangkap orang-orang yang diduga sebagai provokator. Mereka berasal dari luar daerah atau luar Jakarta," kata dia dalam keterangan tertulis, Rabu (25/9).

Hengki menjelaskan, pihaknya juga menyita bom molotov, gir, batu, dan petasan dari tangan para pelaku. Pihaknya masih terus mendalami pola yang digunakan para pelaku.

Menurut dia, kasusnya hampir mirip dengan kejadian saat aksi 22 Mei yang lalu.

"Kami menduga aksi anarkis tersebut ditunggangi oleh oknum yang ingin memanfaatkan situasi," ucap dia.**


Tags

[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]





Tulis Komentar