Peristiwa

8 Jenazah Korban Kerusuhan Papua Diterbangkan ke Padang

Ketua DPW Ikatan Keluarga Minang (IKM) Papua Zulhendri Sikumbang (kiri).

RIAUMANDIRI.CO, JAKARTA - Delapan  peti jenazah masyarakat Minang yang menjadi korban kerusuhan di Wamena, Papua Senin lalu  sudah berada di bandara Wamena.

"Kedelapan peti jenazah sudah sampai di Bandara Wemena dan diselanjutkan akan diterbangkan ke Bandara Minangkabau, Padang," jelas Ketua DPW Ikatan Keluarga Minang (IKM) Papua Zulhendri Sikumbang, melalui pesan Whatsapp kepada Haluan.co (Haluan Media Group), Rabu (25/9/2019).

 Bersama 8 peti jenazah masyarakat Minang itu, juga ada puluhan jenazah dari suku Makasar, Jawa dan etnis lain.

"Sampai saat ini dilaporkan pukul 14.30 WIT pesawat belum ada di Bandara Wamena," terang Zulhendri. 

Menurut laporan yang diterimanya dari Pengurus IKM Wamena, kemungkinan 8 peti jenazah itu dibawa dengan pesawat Hercules.

Zulhendiri menambahkan, untuk  mendampingi jenazah ke BIM diwakili oleh 3 orang warga Minang mewakili IKM. Mereka adalah Erizal, Agus dan Herman.

Ke-3 orang ini sudah standby di Bandara Wamena sambil menunggu kedatangan pesawat," jelas Zulhendri.

Seperti diberitakan sebelumnya, delapan perantau Minang meninggal yang menjadi kerusuhan di Wamena Senin lalu (23/9/2019).

Kedelapan korban meninggal tersebut adalah Syafriyanto (36), Rizky (4)/anak Syafriyanto, Jefry Antoni (23), Hendra (20), Ibnu (8), Iwan (24), Nofriyanti (40), Yoga Nurdi Yakop (28). Semua korban tercatat asal Pesisir Selatan.

Delapan jenazah warga Minang yang menjadi korban kerusuhan di Wamena, Papua, itu akan diterbangkan langsung ke Bandara BIM, Sumatera Barat.

Keputusan membawa seluruh jenazah yang berasal dari Kabupaten Pesisir Selatan ituambil dalam rapat Bupati Wamena dengan Muspida Plus yang dilaksanakan sore kemarin di kantor Bupati setempat.


Reporter: Syafril Amir


Tags Kerusuhan

[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]





Tulis Komentar