Nasional

Rekam Jejak Bahlil Lahadalia, Sopir Angkot Jadi Menteri Investasi

Mantan ketua umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), Bahlil Lahadalia

RIAUMANDIRI.ID, JAKARTA – Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin telah mengumumkan daftar menteri Kabinet Indonesia Maju untuk periode 2019-2024. Pengumuman menteri itu dibacakan oleh Jokowi sambil lesehan di tangga pelataran Istana Merdeka, Jakarta, Rabu 23 Oktober 2019.

Mantan Ketua Umum Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (Hipmi), Bahlil Lahadalia, ditunjuk menjadi Menteri investasi dan Badan Koordinasi Penanaman Modal. Pria berusia 43 tahun itu memiliki 10 perusahaan di berbagai bidang di bawah bendera PT Rifa Capital sebagai holding company. 

Sebelum menjadi pengusaha, pria berdarah Maluku ini pernah bekerja sebagai sopir angkot, dan kondektur hingga kemudian membuka usaha sendiri. Bahlil besar di Papua. Dengan melihat begitu banyak sumber daya alam yang melimpah di tanah Papua, ia jadikan peluang untuk membuka usahanya.

Dia sudah membantu perekonomian keluarga dengan menjajakan kue di sekolah. Memasuki bangku SMP, ia juga sempat menjadi kondektur, dan saat SMA ia menjadi sopir angkot secara part time. Walaupun begitu, Bahlil tetap menunjukan prestasinya di sekolah, bahkan ia pernah menjadi ketua OSIS.

Bermodalkan semangat, Bahlil berhasil daftar kuliah di Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Port Numbay Jayapura, Papua. Semasa di bangku kuliah, ia dikenal sangat aktif menjadi pengurus senat mahasiswa hingga bergabung di Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang membawanya menduduki posisi puncak sebagai Bendahara Umum PB HMI.

Pada tahun 2003, namanya terdaftar di Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) tingkat kabupaten, provinsi, hingga ke pengurus pusat. Setelah memiliki berbagai pengalaman dalam organisasi dan memiliki pekerjaan bergaji tinggi, Bahlil memutuskan keluar dari pekerjaannya dan mendirikan perusahaannya sendiri. Inilah awal mula kesuksesan pria asal Papua ini.**




Loading...

[Ikuti Riaumandiri.co Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar