Politik

Tak Diajak Gabung Dalam Kabinet Jokowi, Ini Komentar Demokrat

Pertemuan Jokowi dan SBY beberapa waktu lalu

RIAUMANDIRI.ID, JAKARTA – Telah diketahui bahwa tidak ada perwakilan dari Partai Demokrat di Kabinet Indonesia Maju Presiden Joko Widodo (Jokowi)-Wakil Presiden Ma'ruf Amin. Menanggapi itu, Demokrat mengaku memahami Jokowi belum bisa memperjuangkan mereka untuk gabung di pemerintahan.

"Pak Jokowi sangat ulet--langsung atau via pembantunya di kabinet--mengajak Partai Demokrat bergabung di pemerintahan setelah Pilpres 2019," kata Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief kepada wartawan, Rabu (23/10/2019)

Memang setelah Pilpres 2019, Jokowi gencar bertemu dengan perwakilan Partai Demokrat. Jokowi pernah bertemu dengan Agus Harimurti Yudhoyono yang saat itu menjabat Komandan Kogasma Demokrat di Istana Merdeka, Kamis 2 Mei 2109. Terakhir sebelum resmi melantik kabinetnya, Jokowi bertemu Ketum Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 10 Oktober 2019.

Pertemuan Jokowi dan SBY memanaskan spekulasi Demokrat bakal bergabung untuk pemerintahan 2019-2024. Salah satu kandidat kuat calon menteri dari Demokrat adalah AHY.

Namun, hingga pengumuman dan pelantikan Kabinet Indonesia Maju, AHY ataupun perwakilan Partai Demokrat lainnya tidak disebutkan sebagai salah satu menteri oleh Jokowi. Andi Arief memaklumi jika Jokowi sampai saat ini belum bisa mewujudkan ajakan kepada Demokrat untuk masuk kabinet.

"Partai Demokrat memahami jika akhirnya ajakan Pak Jokowi belum bisa diperjuangkan oleh Pak Jokowi sendiri saat ini. Sukses buat kabinet baru," kata Andi Arief.

"Selamat bekerja, sukses dan amanah!" katanya.  




Loading...

[Ikuti Riaumandiri.co Melalui Sosial Media]






Tulis Komentar