Riau

Musim Hujan, Diskes Riau Imbau Masyarakat Waspadai DBD

Kepala Dinas Kesehatan Riau Mimi Nazir.

RIAUMANDIRI.ID, PEKANBARU - Musim penghujan telah tiba. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Riau, Mimi Nazir mengimbau masyarakat untuk siaga terhadap berbagai kemungkinan penyakit yang mudah menyerang, salah satunya adalah DBD.

Menurut Mimi, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Provinsi Riau, kasus DBD tahun ini mengalami peningkatan dibandingkan tahun 2018.

"Untuk mengantisipasi korban berjatuhan,  stok obat di instalasi farmasi kabupaten dan kota telah tersedia," ujar Mimi kepada Riaumandiri.id, Selasa (5/11/2019) di Pekanbaru.

Sebagai langkah preventif, ia mengimbau masyarakat untuk memiliki juru pemantau jentik atau Jumantik di lingkungan rumah untuk memantau jentik-jentik dan nyamuk sebagai langkah preventif mengatasi DBD.

Lebih lanjut ia meminta masyarakat untuk tidak membeli bubuk abate yang dijual ke rumah-rumah oleh oknum yang mengatasnamakan puskesmas. Mimi menerangkan, bahwa bubuk abate bisa didapatkan secara gratis di seluruh puskesmas di Provinsi Riau.

"Sebenarnya bubuk abate itu gratis, masyarakat harus tahu bahwa bubuk abate bisa didapatkan di puskesmas-puskesmas terdekat," kata dia.

Selain itu, dia menjelaskan pungutan liar lainnya yang kerap terjadi ialah dalam bentuk pungutan dari jasa fogging oleh oknum-oknum tertentu.

Mimi kembali mengingatkan bahwa fogging hanya dilakukan di lokasi yang pernah ada kasus DBD dan diajukan ke puskesmas oleh ketua RT setempat. (mg1)


Tags

[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]





Tulis Komentar