Ekonomi

Ciptakan SDM yang Handal, Pemda Kampar Buka Pelatihan Bordir

BUPATI Kampar memasangkan tanda peserta kepada peserta pelatihan bordir.

RIAUMANDIRI.ID, BANGKINANG - Bupati Kampar H. Catur Sugeng Susanto secara resmi membuka pelatihan bordir kegiatan pendidikan dan pelatihan bagi pencari kerja, di balai Latihan Kerja Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Kampar, Selasa (5/11/2019).

Bupati Catur Sugeng Susanto dalam Sambutannya menyampaikan bahwa pelatihan bordir bagi ibu-ibu ini adalah untuk mempersiapkan sumber daya manusia (SDM) yang mampu menambah pendapatan bagi keluarga. 

Tampak hadir dalam kesempatan Pembukaan Pelatihan tersebut diantaranya Kepala Dinas Dinas Perindustrian Dan Tenaga Kerja Kabupaten Kampar Drs. Ali Sabri, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga M. Yasir serta 16 orang peserta pelatihan dari perwakilan Kecamatan di Kabupaten Kampar serta  tenaga pelatih dari Pejabat Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja maupun Tenaga ahli profesional di bidang bordir dari Lembaga Pelatihan Kerja (LPK) Cemerlang Bordir dan Taylor Bangkinang.

“Kegiatan ini bentuk nyata dari percepatan Program 3i Kabupaten Kampar serta sesuai dengan Misi Bupati Kampar yakni menyiapkan SDM yang handal dan profesional," ujar Catur Sugeng.

Bupati juga menekankan agar peserta usai mengikuti pelatihan ini memperoleh bekal untuk berwirausaha dan memiliki kemampuan bordir yang baik hingga mendorong kemandirian ekonomi serta meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan keluarga.

Catur Sugeng Susanto juga memberikan apresiasi kepada Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Kampar yang telah berhasil mengirimkan Tenaga Kerja sebanyak 71 orang ke BBPLK Semarang, Bekasi, Medan dan Bandung dengan berbagai macam jenis jurusan dan keahlian.

“Pemda Kampar sangat mendukung program ini, karena dengan ini kita telah mampu mengurangi beban pengangguran di Kabupaten Kampar,” tutur Catur Sugeng.

Ia juga mengajak seluruh masyarakat untuk meningkatkan SDM melalui kemampuan kegiatan bordir, dan dirinya juga mendukung kegiatan ini untuk terus dilaksanakan di segala bidang. 

Sementara itu Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja Kabupaten Kampar Drs. Ali Sabri dalam laporannya menyampaikan Gedung Balai Latihan kerja ini dibangun pada tahun 2010 yang terdiri dari satu gedung aneka kejuruan untuk tempat pelaksanaan proses belajar mengajar dan satu gedung asrama dengan kapasitas 14 kamar untuk tempat penginapan bagi APRA peserta.

Selain itu Ali Sabri mengungkapkan tujuan dilaksanakannya kegiatan ini untuk memberikan keterampilan peserta pelatihan dan kemampuan  sehingga dapat digunakan untuk berwirausaha sehingga mendorong kemandirian ekonomi, meningkatkan taraf hidup dan kesejahteraan keluarga.

"Untuk peserta pelatihan bordir ini akan dididik selama 30 hari dari tanggal 5 November hingga 4 Desember 2019 dan diberikan fasilitas penginapan di asrama Balai Latihan kerja," ungkap Ali Sabri.

Usai membuka secara resmi pelatihan Bordir Kegiatan Pendidikan Dan Pelatihan Bagi Pencari Kerja Tahun 2019, Bupati Kampar yang didampingi Kepala Dinas Perindustrian dan Tenaga Kerja juga meninjau sarana dan prasarana yang disediakan Balai Latihan kerja tersebut.


Reporter: Ari Amrizal


Tags Kampar

[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]





Tulis Komentar