Parlemen

Reses Anggota DPRD Siak Suryono, Masyarakat Keluhkan Rencana Pembangunan Pabrik Limbah B3 di Minas 

Sekretaris Komisi I DPRD Siak Suryono dari Partai Nasdem melakukan reses menjemput aspirasi masyarakat di Kelurahan Minas Jaya, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Selasa (5/11/2019).

RIAUMANDIRI.ID, SIAK - Memasuki reses hari ketiga, Sekretaris Komisi I DPRD Siak Suryono dari Partai Nasdem kembali berjumpa dengan masyarakat di wilayah Daerah Pemilihan (Dapil) IV. Kegiatan menjemput aspirasi masyarakat itu dilakukannya di kawasan Jalan SMA Negeri 1, Kelurahan Minas Jaya, Kecamatan Minas, Kabupaten Siak, Riau, Selasa (5/11/2019).

Kedatangan Suryono mendapat sambutan hangat dari warga sekitar yang menghadiri kegiatan itu. Canda, gelak tawa masyarakat yang hadir pun terlihat di acara tersebut. 

Dalam kesempatan itu Suryono mengucapkan terima kasih kepada masyarakat yang telah bersedia hadir untuk menghadiri acara reses yang digelarnya itu.

Seperti biasa masyarakat sekitar pun langsung melontarkan keluhan yang mereka alami di wilayah tersebut. Seperti disampaikan Rusmadi, salah seorang tokoh masyarakat setempat. Dia mengeluhkan adanya wacana pembangunan pabrik pengolahan limbah B3 yang dikabarkan akan dibangun oleh pihak swasta di kawasan lapangan bola kaki Kampung Meranti, Kelurahan Minas Jaya.

"Kami mendapat kabar bahwa akan didirikan sebuah pabrik kimia B3 di dekat lapangan bola kampung ini. Setahu kami jika ada pendirian pabrik seperti ini di daerah lain masyarakatnya pasti selalu demo untuk menolak pembangunannya, mengingat dampak negatif yang akan ditimbulkan oleh pabrik itu nantinya sangat buruk bagi masyarakat sekitar yang berada di lingkungannya. Jadi kami memohon sebelum pabrik itu berdiri agar kiranya kita berembuk dulu membahas permasalahan itu bersama pemerintah terkait," keluh Rusmadi.

Lanjut Rusmadi, masyarakat sekitar merasa khawatir dengan adanya rencana pembangunan pabrik itu. Tiga kilometer persegi dari kawasan pabrik itu nantinya dapat mencemari lingkungan masyarakat sekitar.

"Sebab, setahu kami apabila ingin didirikan pabrik seperti itu biasanya didirikan di daerah kepulauan yang jauh dari permukiman masyarakat, yang jadi permasalahan saat ini pabrik itu ingin dibangun berada tepat di dekat kawasan permukiman masyarakat," keluhnya.

Kemudian yang kedua, jelas Kusmadi, dampak lainnya apabila pabrik itu nanti berdiri di kawasan tersebut,  jalan yang akan dilalui oleh pihak perusahaan terkait untuk akses menuju pabrik, nantinya menurut dia akan melewati jalan masyarakat maupun jalan Pemerintah Daerah (Pemda). Di mana jalan itu juga merupakan akses anak-anak sekolah untuk berangkat maupun pulang sekolah.

"Dan kami khawatir hal ini nanti akan mengganggu ketenteraman masyarakat sekitar dan anak-anak sekolah khususnya pelajar di SMP Negeri 3 Minas. Jadi kami berharap jangan hanya karena kepentingan pribadi seseorang masyarakat jadi korban. Oleh karena itu kami memohon kebijakan dari bapak dewan untuk hal ini, demi keberlangsungan hidup anak cucu kita kelak," kata Kusmadi.

Menanggapi keluhan warga itu, Suryono mengatakan, dia akan menyelidiki lebih mendalam apakah izin pendirian pabrik yang dimaksudkan sudah selesai dibuatkan oleh pemerintah terkait yang ada di Kabupaten Siak.

"Namun demikian alangkah lebih baiknya apabila kita mengkaji terlebih dahulu dampak negatif dan positif dari pembangunan pabrik itu nantinya, apakah lebih banyak negatif atau sisi positifnya," imbuh Suryono.

"Namun setelah kita kaji bersama nantinya apabila lebih besar sisi negatif dari pada positif dengan adanya pabrik itu, saya menyarankan agar kiranya ibu dan bapak membuat aksi damai di tempat itu, jangan anarkis. Insya Allah saya siap mendampingi bapak ibu semua," pungkasnya. (adv)


Tags

[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]





Tulis Komentar