Hukrim

Waspada! Modus Kejahatan Gembosi Ban Mobil Mulai Marak di Pekanbaru, Ini Trik Mereka 

Kapolsek Tampan AKP Juper Lumban Toruan tengah menunjukkan barang bukti pencurian dengan modus menggembosi ban dan kedua tersangka, Eduar dan Danin. (Haluanriau.co/Akmal)

RIAUMANDIRI.ID, PEKANBARU - Pelaku tindakan pencurian dengan modus menggembosi ban mobil mulai marak di Kota Pekanbaru. Kali ini aksi pelaku berhasil diamankan pihak Kepolisian Sektor (Polsek) Tampan. 

Niat pelaku yang hendak melarikan uang milik nasabah Bank Mandiri, Wahab Dasopang (55) dapat digagalkan korban yang tengah mengantre di bengkel.

Pihak kepolisian mengamankan dua orang tersangka Eduar dan Danin. Namun dua rekannya Alim dan Junet lolos dari kejaran polisi dan hingga kini masih DPO. Saat melakukan aksinya, mereka bekerja secara berkelompok. 

Kedua tersangka tersebut mengakui perbuatannya dan mereka bersama dua rekan yang kabur, sudah dua kali melakukan operasinya. Aksi yang pertama berhasil menggondol uang Rp40 juta.

Saat beraksi, Alom dan Junet bertugas mengincar target yang tengah mengambil uang di bank. Targetnya merupakan nasabah yang mengambil uang dalam jumlah banyak. Setelah target dapat, maka akan dikabarkan ke Eduar dan Danin, saat itu lah mereka beraksi.

“Kami beraksi di luar begitu mendapat perintah dari dua teman saya yang mengincar nasabah di dalam. Jika banyak uangnya maka akan kami ikuti mobilnya lalu kami tubles ban mobil sebelah kiri dengan paku yang terbuat dari kawat payung yang sudah dimodifikasi runcing,” jelas Eduar.

Kapolsek Tampan AKP Juper Lumban Toruan, Ahad (10/11/2019) mengatakan, kejadian itu berlangsung pada tanggal 29 Oktober 2019. Kedua tersangka itu baru menetap di Pekanbaru selama dua bulan. Maksud kedatangan mereka hanyalah untuk mencari target baru di Pekanbaru ini.

Saat itu korban, kata Juper, baru saja dari Bank Mandiri di Jalan HR Soebrantas dan hendak mengurus SIM di depan Giant. Saat dalam perjalanan, mobil korban sudah dalam kondisi kempes dan akhirnya menepi menuju bengkel.

“Saat itu, datang empat kawanan menggunakan sepeda motor FU dan Beat mendekati korban dan mengitari mobil korban. Termasuk kedua tersangka, sempat terjadi tarik menarik tas dengan korban. Beruntung anggota Tim Buser Polsek yang lewat berhasil mengamankan kedua tersangka. Sedangkan dua tersangka Alom dan Junet yang menggunakan sepeda motor Beat melarikan diri dan hingga kini masih dalam pengejaran polisi,” bebernya.

Jika aksi kejahatan itu berhasil, komplotan tersebut akan mendapat uang dalam jumlah banyak. Sebab korban tengah mengantongi uang sebanyak Rp200 juta.


Tags

[Ikuti Riaumandiri.id Melalui Sosial Media]





Tulis Komentar